Friday, 07 May 2021


Burung Murai Batu Malaysia Gagal Masuk Surabaya

16 Jan 2019, 11:01 WIBEditor : Ahmad Soim

Burung Murai Batu dari Malaysia | Sumber Foto:dok tabloidsinartani.com

Pengemasan dalam pipa paralon sangat tidak sesuai dengan kaidah kesejahteraan hewan/animal welfare sehingga menyebabkan burung stres dan mati

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Surabaya Sebagai salah satu wujud upaya menjaga kekayaan hayati hewani dari ancaman penyakit avian influenza (AI), Karantina Pertanian Surabaya berhasil menggagalkan penyelundupan 6 ekor Murai Batu asal Malaysia (13/1).



Burung-burung tersebut  menumpang pesawat Air Asia dari Malaysia ke Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo.



Penggagalan bermula adanya informasi dari petugas Bea dan Cukai Juanda, yang selanjutnya ditindaklanjuti dengan melakukan pemeriksaan kepada pemilik.

Dari hasil pemeriksaan ditemukan 6 ekor Murai Batu ( 5 ekor hidup dan 1 ekor mati), yang dimasukkan ke dalam pipa paralon dan dikemas dalam box DVD player kosong tanpa dilengkapi dokumen karantina.

BACA JUGA:

> Festival Buah Langka Diserbu Pengunjung

> Buah Surga Antarkan Warta Menginjak Tanah Suci

> Bermitra dengan Perusahaan, Petani Teh Terima KUR Rp 100 Juta

 

Pengemasan dalam pipa paralon sangat  tidak sesuai dengan kaidah kesejahteraan hewan/animal welfare sehingga menyebabkan burung stres dan mati

“ Pemasukan media pembawa dalam hal ini Murai Batu dari Malaysia tanpa dilengkapi dokumen karantina telah melanggar UU No 16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan, khususnya pasal 5“, ungkap drh Siska Mahargian selaku petugas medik yang melakukan pemeriksaan.

Dalam pasal 5 disebutkan bahwa setiap media pembawa/komoditas pertanian yang dimasukkan kedalam wilayah Indonesia harus dilengkapi : sertifikat kesehatan dari negara asal, melalui tempat-tempat pemasukan yang telah ditetapka, dan dilaporkan serta diserahkan ke petugas karantina untuk keperluan tindakan karantina.

Oleh sebab itu, sambil menunggu pemilik melengkapi dokumen yang dipersyaratkan, burung-burung tersebut diamankan di Instalasi Karantina Hewan di Juanda - Sidoarjo.

Reporter : Herny
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018