Minggu, 18 Agustus 2019


Seribu Bibit Cabai Dibagikan untuk Warga Kota Bogor

09 Agu 2019, 13:38 WIBEditor : Ahmad Soim

Kepala BKP Kementan Agung Hendriadi (tengah) bersama Wakil Walikota Bogor (kanan) memberikan bibit cabai gratis kepada masyarakat Bogor | Sumber Foto:Edi S


TABLOIDSINARTANI.COM - Beberapa mobil Toko Tani Indonesia Centre (TTIC) di lepas ke berbagai kecamatan di Kota Bogor untuk menjual cabai dengan harga murah Rp 35 ribu/kg. Seribu bibit cabai juga dibagikan untuk warga Kota Bogor. Upaya ini diharapkan bisa menurunkan harga cabai yang masih di angka Rp 70 ribu/kg.


Langkah dan upaya itu didorong Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk stabilitasi harga cabai. "Kalau kemarin kita lakukan gelar cabai murah di Jakarta, dan membagikan bibit cabai kepada masyarakat, hari ini bersama Wakil Walikota Bogor, kami lakukan di TTIC Bogor. Melalui upaya ini, diharapkan kebutuhan masyarakat terpenuhi dan harga cabai akan stabil kembali," ujar Kepala BKP Agung Hendriadi di TTIC Bogor, Jum,at (9/8/2019).

Berbagai aneka cabai yang dijual di TTIC Bogor berkisar Rp. 35.000 dan Rp. 40.000,- Sedangkan dipasaran masih bertengger diangka Rp. 70 ribuan.

Menurut Agung, TTIC merupakan instrumen strategis dalam intervensi komoditi harga pangan yang bergejolak. Antara lain dengan menggelar pangan murah berkualitas.

"Kami bisa menjual dengan harga murah karena dipasok dari petani. Kalau harga jatuh, kami pun turun tangan membeli dengan harga yang menguntungkan petani, sehingga petani tidak rugi. Jadi, petani untung, konsumen tersenyum," ujar Agung yang didampingi Sekretaris Badan Riwantoro.

Wakil Walikota Bogor Dedy A Rachim yang datang ke TTIC lengkap dengan jajaran Dinas terkait dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), sangat berterimakasih dan mengapresiasi apa yang dilakukan BKP Kementan.

"Saya sangat mengapresiasi kehadiran TTIC di kota Bogor. Melalui TTIC dan TTI yang tersebar di 87 lokasi di Bogor, selain memudahkan masyarakat membeli cabai, juga berkontribusi dalam pengendalian inflasi," ujar Dedi A. Rachim.

Menurut Dedi, pada bulan Juli inflasi di kota Bogor mencapai 0,9, padahal tahun lalu pada periode yang sama hanya 0,19. Meningkatnya angka inflasi ini akibat naiknya harga cabai dan bawang.

"Melalui TTIC dan TTI, yang menjual cabai dan komoditi lainnya dengan murah, diharapkan dapat menurunkan inflasi di kota Bogor. Ini adalah solusi kongkrit dan nyata," ujar Dedi.

Seusai melepas mobil TTIC yang akan menjual cabai murah di Bogor Tengah, Bogor Barat, Bogor Timur dan Bogor Selatan, Agung dan Dedi A Rifai membagikan bibit cabai kepada warga. Sebanyak 1000 bibit cabai yang dibagikan.

"Bibit Cabai yang kami bagikan ini diharapkan bisa berkembang dan dipanen terus menerus, sehingga ibu-ibu tidak perlu lagi beli cabai," ujar Agung.

Agung juga meminta kepada Wakil Walikota Bogor, agar setiap Perkantoran di kota Bogor menanam cabe dan tanaman lainnya, sehingga lebih bermanfaat dan membantu ketahanan pangan masyarakat.

"Lebih baik halaman kantor ditanami lebih banyak cabai dan lainnya yang bermanfaat," pungkas Agung.

Reporter : Edi S
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018