
Retno Sri Hartati Mulyandari dan tanaman buah ajaibnya di pekarangan rumahnya
TABLOIDSINARTANI.COM - Ada dua tanaman buah ajaib ini di pekarangan rumah Retno Sri Hartati Mulyandari. "Saya dapatkan bibitnya dari UPT milik Badan Litbang Pertanian Kementan. Dua tahun kemudian berbuah. Ajaib rasanya," kata Retno yang juga Kepala Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian di Bogor.
Tim redaksi tabloidsinartani.com mencoba merasakan buah yang dalam bahasa Inggris diberinama Miracle berry atau miracle fruit ini. Dalam bahasa latin buah ini diberi nama Richadella dulcifica. "Rasanya asam dan manis." Dengan rasa buah yang ajaib inilah sepertinya kenapa buah ini diberi nama miracle fruit.
Retno menjelaskan dalam referensi yang dibacanya rasa manis buah ini bukan dari buahnya sendiri. "Buah ini mampu membuat rasa asam pada makanan menjadi rasa manis," tuturnya kepada Sinar Tani.
Peneliti bernama Ayako Koizumi dari Universitas Tokyo mengungkapkan ada semacam zat yang diberinama miraculin yang membuat rasa buah ini menjadi ajaib. Orang-orang di Afrika Barat sudah mengunyah buah ajaib sebelum makan selama berabad-abad. Hal itu demi mendapatkan rasa manis yang tak biasa sebelum memakan makanan yang asam.
Secara ilmiahnya, miraculin pada buah ini mampu mengubah bentuk protein pada lidah kita yang disebut reseptor rasa manis. Protein ini biasanya terbentuk dari gula, namun ketika miraculin tidak dapat menemukannya, mereka meresponnya pada asam juga. Tiba-tiba, rasa asam terasa menjadi rasa yang manis.