Monday, 10 August 2020


Kementan Ajak Masyarakat Budidaya Jahe di Polybag

20 May 2020, 16:56 WIBEditor : Yulianto

tanaman jahe | Sumber Foto:Dok. Sinta

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Sejak Covid-19 mewabah dunia termasuk melanda Indonesia, tanaman biofarmaka baik tanaman obat maupun rimpang menjadi salah satu alternatif pengobatan yang banyak dicari masyarakat untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Masyarakat pun bisa dengan mudah membudidayakan tanaman jahe di polybag.

“Dalam rangka meningkatkan dayan tahan tubuh ditengah Covid-19, kita bisa menumbuhkembangkan tanaman rimpang dengan memanfaatkan lahan pekarangan terbatas seperti menggunakan polybag, kata, Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian, Momon Rusmono saat membuka Bertani On Cloud, Budidaya Jahe Sistem Polybag, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Bertani On Cloud adalah program pelatihan berbasis e-learning yang digagas oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, melalui Pusat Pelatihan Pertanian. Acara yang terbagi menjadi dua sesi ini sebelumnya telah diawali dengan sambutan Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Bustanul Arifin Caya.

Diikuti 300 orang pada sesi pertama, dan 269 orang pada sesi II, tema bertani on cloud  ini sangat menarik dari segi penyajian materi maupun dari sisi teknis lainnya. Tak pelak hal ini menuai respon positif bagi Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan.

Kepala BBPP Ketindan, Sumardi Noor, dalam arahannya mengaku sangat berterima kasih kepada Sekretaris Jenderal, Kepala BPPSDMP, Sekretaris BPPSDMP serta Kepala Pusat Pelatihan Pertanian atas fasilitas dan suksesnya penyelenggaraan Bertani On Cloud Volume 12.

Sumardi menilai, budidaya rimpang yang salah satunya adalah tanaman jahe, sangat penting ditengah pandemi Covid-19. Dengan adanya e-learning ini diharapkan masyarakat bisa menanam mandiri menggunakan polybag. “Sistem budidaya ini sangat sederhana dan mudah diadopsi. Tanaman bisa kita letakkan di teras, di halaman depan rumah, bahkan di balkon rumah,” katanya.

Sumardi berharap,  peserta bisa mengaplikasikan ilmu yang telah didapat dari kegiatan e-learning. Bahkan tak lupa selalu mengonsumsi tanaman obat seperti jahe, temulawak, kunyit sebagai salah satu untuk meningkatkan imunitas tubuh atau tindakan pencegahan dari Covid-19.

Menteri Pertanian RI Syarul Yasin Limpo (SYL) dalam berbagai kesempatan meminta untuk meningkatkan imunitas tubuh dengan mengonsumsi olahan rimpang. Tanaman rimpang yang dimaksud adalah empon-empon seperti jahe, sereh, kunyit, kencur, lengkuas/laos dan temulawak.

Menanggapi arahan Menteri Pertanian, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi meminta kepada seluruh ASN agar aktif di tengah pandemic Covid-19.

Menurutnya, pertanian harus menggunakan cara baru untuk bisa menghadirkan efektivitas atau kemampuan yang lebih banyak lagi. Sebab, pertanian bukan hanya menumbuhkan tanaman, tapi menghadirkan hati, pikiran dan gerakan agar hidup bisa lebih baik.  

Reporter : Yeniarta (BBPP KETINDAN)
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018