Wednesday, 10 August 2022


Lahan Terbengkalai Kini Jadi Sumber Pangan, KWT di Rawajati Jaksel Banjir Dukungan

25 Apr 2022, 14:39 WIBEditor : Herman

KWT Kalibata Indah Sulap Lahan Terbengkalai Jadi Sumber Pangan | Sumber Foto:TV Tani Indonesia

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Sosok para wanita tani di Jakarta sangat menginspirasi masyarakat umum dalam bidang pertanian khususnya ketahanan pangan. Dalam rangka Hari Kartini tahun 2022, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (DKPKP) DKI Jakarta menampilkan para penggiat Kelompok Wanita Tani (KWT) yang berupaya menghasilkan sumber pangan dari pekarangan. 

Hamparan lahan di wilayah Kalibata, Jakarta Selatan ini banyak diapresiasi masyarakat, sebab terdapat beragam tanaman sayuran dan buah-buahan. Siapa sangka, dulunya lahan ini terbengkalai dan tidak produktif.

“Ini dulu memang lahan tidur, tidak produktif, tempat pembuangan sampah, dengan alang-alang yang tinggi. Saya berpikir, jika lahan kosong kalau kita Tanami bisa menghasilkan sesuatu dan hasil panennya bisa langsung dinikmati. Akhirnya kami menggarap tanah ini, “ kata Susi, Ketua Kelompok Wanita Tani “Kalibata Indah” Jumat (15/4).

Susia Garden, demikian nama lokasi pertanaman yang asri ini, dikelola Susi dengan berbekal ilmu pertanian dari ayahnya. Susi sangat bersemangat bertani setiap hari sejak jam 6 pagi. Hasil panennya pun melimpah, seperti cabai, terong, buah naga, pepaya dan berbagai jenis sayuran.

“Kebahagiaan dan kepuasan bagi saya bertani di lahan ini. Aktivitas bertani membuat tubuh sehat, dan seolah-olah sudah mandarah-daging,” ungkapnya.

Kasatlak KPKP Pancoran Jaksel, Ahmad Basuki, sangat mendukung dan mengapresiasi Susia Garden.  “Kami dari Dinas KPKP sangat mendukung kegiatan penghijauan masyarakat wanita tani yang antusias untuk memenuhi kebutuhan sayuran di lingkungan sendiri. Sayang apabila ada lahan kosong terbengkalai. Kalau kita bertanam sayuran di lingkungan sendiri kita tahu, penggunaan pupuk memakai pupuk organic, tidak pakai pestisida, “ kata Ahmad.

“Susia Garden ini adalah kelompok tani ibu-ibu dari kompleks Kalibata Indah. Kami mendukung karena Jakarta perlu ada kelompok tani perkotaan untuk meningkatkan minat masyarakat bertani, “ kata Supeno,Lurah Rawajati.

 

Tidak ketinggalan, dukungan juga datang dari RW 06 Kalibata Indah. Ismet sebagai ketua RW 06 siap mendukung apapun yang dibutuhkan oleh poktan ini.

Reporter : Indri
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018