Saturday, 24 October 2026


Jaga Pasokan, Petani Atur Pola Tanam

09 Mar 2023, 04:14 WIBEditor : Yulianto

Petani bawang di tengah hasil panennya

Sementara itu Ketua Kelompok Tani Tricipta Bandung, Ujang Margana menyampaikan, untuk penyediaan dan kesiapan stok saat Ramadhan 2023, para champion diminta untuk melakukan penyesuaian pola tanam bawang merah agar. Harapannya agar saat Ramadhan, bawang merah dapat tersedia di pasar dalam jumlah cukup dan harga terjangkau.

Dalam mengatur pola tanam yang disesuaikan untuk mendapatkan hasil panen saat Ramadhan, Kelompok Tani Tricipta menghitung mundur pertanaman bawang merah di areal lahannya. Hitungannya, bawang merah memiliki masa tanam 60 hari sampai panen, atau bahkan bisa 50-55 hari jika menggunakan mulsa. ”Jadi tepat jika Kelompok Tani Tricipta menanam pada awal sampai pertengahan Februari untuk mendapatkan hasil panennya mulai pertengahan April,” ujarnya.

Ujang optimis bawang merah yang panen pada April nanti mampu mencukupi kebutuhan pasar. Kelompok Tani Tricipta biasa memasok ke pasar induk Kramat Jati, Caringin dan Cibitung sekitar 18 ton/hari. Belum lagi pasar-pasar kecil lainnya di sekitar kabupaten dan kota Bandung.  ”Saya yakin pada Ramadhan sampai Lebaran nanti pasokan bawang merah dari Cimenyan akan banjir di pasar dan harga stabil," tambah Ujang.

Sementara itu Cirebon sebagai salah satu penyumbang produksi bawang merah terbesar di Jawa Barat setelah Kabupaten Bandung, luas tanamnya mencapai 3.500 ha yang berada di tujuh kecamatan. Produksi terbesar ada di Kecamatan Pabedilan. Mendekati 24 hari menjelang Puasa, pertanaman tengah memasuki usia 48 hari dan siap panen. 

Petani Kecamatan Pabedilan, Solikin mengatakan, bawang Cirebon rutin dikirimkan ke Jakarta, setiap harinya mencapai 6-7 mobil. Wilayah pasarannya meliputi PIKJ, Pasar Cibitung, Karawang dan Pasar Tanah Tinggi. Harga dalam bentuk rogol di petani Rp 20 ribu/kg. 

Bagusnya produktivitas bawang merah di Cirebon diakui Champion bawang Willy Agusman selain berkat pupuk yang berkualitas juga didukung lahan yang subur. Kondisi pertanaman yang juga bagus, karena memang lahan di Pabedilan dari dulu cocok untuk budidaya bawang merah.  ”Hal yang paling diinginkan petani adalah ketersediaan pupuk berkualitas karena tidak semua jenis pupuk cocok untuk dipakai di sini," katanya.

Sementara pelaku usaha di Brebes juga siap memasok kebutuhan nasional. Baca halaman selanjutnya.

 

Reporter : Julian
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018