
Kelompok Tani Baru Mekar, Desa Hulnani, Alor Barat Laut
TABLOIDSINARTANI.COM, Alor Barat Laut — Kelompok Tani Baru Mekar, Desa Hulnani, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan dan program nasional Makan Bergizi Gratis yang diusung Presiden RI, Prabowo Subianto.
Kelompok tani yang berdiri sejak tahun 2003 ini menggelar kegiatan pembuatan pupuk organik bokashi sebagai persiapan persemaian dan penanaman 500 pohon pepaya California, serta 350 pohon semangka varietas Baginda di lahan seluas 0,5 hektare milik Kepala Desa Hulnani, Mustakim Tehing.
Kegiatan ini menjadi bagian dari musim tanam 2025–2026 dan dilakukan sebagai hasil kolaborasi antara Kelompok Tani Baru Mekar dengan Pemerintah Desa Hulnani.
“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi langkah nyata dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis, sekaligus memperkuat ekonomi petani di Desa Hulnani,” ujar Kepala Desa Mustakim Tehing di sela kegiatan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Hulnani, Ilham Molbang, SST, Kepala BPP Kecamatan Alor Barat Laut, Petrus Payong, SST yang turut menjadi narasumber.
Serta beberapa PPL dari desa sekitar seperti Saiful Kobu Karaeng, S.Pi (Desa Ternate dan Ternate Selatan), Salim Soma Molbang, SST, dan Naida Sanu, SP (Desa Dulolong dan Dulolong Barat).
Kelompok Tani Baru Mekar sendiri telah berdiri sejak masa Program PIDRA (Pengembangan Partisipasi Lahan Kering Terpadu) pada tahun 2003.
Empat tahun kemudian, pada 2007, kelompok ini dikukuhkan menjadi Kelas Lanjut di bawah bimbingan Amir Fama.
Dengan 21 anggota aktif, kelompok ini telah lama mengembangkan berbagai komoditas seperti kangkung, tomat, pare, ayam kampung, dan ayam petelur. Kini, mereka semakin bersemangat untuk berinovasi di bidang pertanian terpadu.
“Kami ingin menunjukkan bahwa petani di daerah juga bisa menjadi bagian dari gerakan nasional untuk menciptakan pangan bergizi dan mandiri,” ungkap salah satu anggota kelompok.
Melalui kegiatan ini, semangat gotong royong antarpetani dan dukungan pemerintah desa diharapkan dapat menjadi contoh bagi kelompok tani lain di Kecamatan Alor Barat Laut untuk bersama-sama menyukseskan program nasional Makan Bergizi Gratis.



