Wednesday, 21 October 2026


FLOII Expo 2025 Resmi Dibuka, Pameran Tanaman Hias Terbesar Dunia Hadir di Indonesia

28 Oct 2025, 15:32 WIBEditor : Herman

FLOII EXPO

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Tangerang  – Pameran Floriculture Indonesia International (FLOII) Expo 2025 resmi dibuka hari ini di Hall 5 ICE BSD City, Tangerang. Pameran tanaman hias berskala internasional terbesar di Indonesia ini akan berlangsung pada 23–26 Oktober 2025 mendatang.

Mengusung tema “The Botanical Futures”, FLOII Expo 2025 hadir untuk membangun ekosistem hortikultura nasional yang mencakup tanaman hias, tanaman herbal, pangan, serta inovasi seni botani.

Pameran ini diharapkan tidak hanya menjadikan hortikultura sebagai gaya hidup, tetapi juga mampu meningkatkan pendapatan negara melalui ekspor.

Pembukaan FLOII Expo 2025 dilakukan langsung oleh Menteri Imigrasi Republik Indonesia, Agus Andrianto.

Turut hadir sejumlah pejabat dan tokoh penting, antara lain Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi Nasional R. Hendrian, Direktur Buah dan Florikultura Kementerian Pertanian Liferdi Lukman.

Selain itu hadir Presiden Komisaris Dyandra Event Solutions Ery Erlangga, Presiden Direktur Dyandra Event Solutions Michael Bayu A. Sumarijanto, Steering Committee FLOII Expo Rustika Herlambang, Ketua Perhimpunan Florikultura Indonesia (PFI) Rosy Nur Apriyanti, serta Presiden Direktur Dyandra Media Internasional Daswar Marpaung.

Dalam sambutannya, Menteri Agus Andrianto menegaskan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam ekspor tanaman hias berkat kekayaan hayati yang melimpah.

Menurutnya, FLOII Expo menjadi platform strategis untuk memperluas jaringan pasar internasional, memperkenalkan produk tanaman lokal, serta membuka peluang kerja baru di sektor agribisnis dan hortikultura.

“Atas nama Kementerian Imigrasi Republik Indonesia, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dyandra Event Solutions atas terselenggaranya FLOII Expo 2025. Indonesia memiliki kekayaan hayati luar biasa, dan tanaman hias merupakan salah satu komoditas potensial pasar ekspor." Ujarnya.

Agus menambahkan FLOII Expo hadir bukan sekadar ajang pameran, tetapi momentum untuk memperkuat industri tanaman hias agar semakin inovatif dan kompetitif di pasar global.

Selama empat hari penyelenggaraan, FLOII Expo 2025 menghadirkan berbagai program menarik yang menggabungkan bisnis, ilmu pengetahuan, dan inovasi.

Tahun ini, pameran diikuti lebih dari 150 peserta dari lebih 20 negara, di antaranya Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, Kamboja, Taiwan, China, Ekuador, Amerika Serikat, India, Inggris, Rusia, Jepang, Hong Kong, hingga sejumlah negara Eropa.

Presiden Direktur Dyandra Event Solutions, Michael Bayu A. Sumarijanto, mengatakan kehadiran para pelaku industri global membuktikan bahwa Indonesia telah menjadi salah satu pusat penting dalam peta florikultura dunia.

“Tahun ini, FLOII Expo juga menggaungkan kampanye perubahan sederhana melalui gerakan menanam dan merawat satu tanaman sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan, kesehatan mental, dan masa depan yang lebih hijau,” ungkapnya.

Pada hari pembukaan, pengunjung disuguhkan berbagai kegiatan menarik seperti Kontes Tanaman Bonsai yang menampilkan karya terbaik para seniman bonsai dari seluruh Indonesia.

Ada juga Talk Show Anggrek bersama Wahyu Adi Mintarto, Dedek Setia Santoso, dan Ariek Firmansyah, yang membahas potensi besar anggrek Indonesia di pasar global.

Bagi pencinta lanskap, sesi Live Setting Landscaping oleh Herry Rasio dan Narto Nato menjadi daya tarik tersendiri.

Keduanya menampilkan kreativitas menata lanskap tropis yang memadukan seni dan keindahan alam, setelah sebelumnya dikenal luas melalui karya aquascape mereka di tingkat internasional.

Keunikan lain juga hadir lewat Plant Sound Experience oleh Onion Jams, instalasi musik interaktif yang menampilkan suara alami dari tanaman.

Melalui teknologi khusus, getaran listrik dari tanaman diubah menjadi melodi yang berpadu membentuk harmoni antara alam dan teknologi.

Penyelenggaraan FLOII Expo 2025 didukung oleh Kementerian Pertanian, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Balai Karantina Indonesia melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Pupuk Indonesia, serta Wondr by BNI.

Dukungan berbagai pihak ini menegaskan komitmen bersama untuk membawa florikultura Indonesia ke panggung dunia.

FLOII Expo menjadi bukti bahwa ketika ilmu pengetahuan, komunitas, dan bisnis bersatu, yang tumbuh bukan hanya tanaman, tetapi juga harapan bagi masa depan hijau Indonesia.

Reporter : Echa
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018