Sunday, 28 February 2021


Menunggu Permentan

21 Dec 2020, 20:30 WIBEditor : Yulianto

Beras golden rice salah satu produk bioteknologi | Sumber Foto:Dok. Sinta

Direktur IndoBIC Prof. Dr. Bambang Purwantara mengakui, regulasi yang hingga kini masih mengganjal adalah Peraturan Menteri Pertanian tentang pengawasan dan pengendalian Produk Rekayasa Genetika (PRG) saat dibudidayakan. “Sebenarnya draf permentan sudah dibuat, bahkan sampai draf ke-40 atau 50. Sekarang ini kami sedang menunggu tandatangan mentan,” katanya.

Permentan tersebut menurut Bambang sangat ditunggu industri benih dalam negeri dan multinasional. Ketika salah satu peraturan belum keluar, kalangan industri benih belum berani menjalankan. “Mengapa negara lain lebih kencang dalam perkembangan bioteknologinya. Ini karena pemerintah memberikan ruang untuk bioteknologi, sehingga aman bagi pemain, petani dan produsen,” tuturnya.

Menurut Bambang, berdasarkan laporan ISAAA, hingga tahun 2019 sudah ada 71 negara yang mengadopsi tanaman biotek sejak tahun 1996. Dari jumlah tersebut 91 persen dari tanaman tersebut diproduksi 5 negara mega bioteknologi yaitu Amerika Serikat (AS), Brazil, Argentina, Kanada dan India. Sedangkan luas pertanaman bioteknologi sudah mencapai 190,4 juta hektar dengan lima tanaman biotek utama yaitu jagung, kedelai, kapas, kanola dan alfalfa.

Berdasarkan pengalaman negara di dunia, Bambang mengatakan, dengan bioteknologi petani diuntungkan. Misalnya produksi jagung akan meningkat, harga jual lebih tinggi. Bahkan bioteknologi dianggap sebagai teknologi paling cepat berkembang di dunia, karena kontribusi terhadap ketahanan pangan, keberlanjutan dan mengantisipasi perubahan iklim.

Dalam kesempatan tersebut Bambang menjelaskan mengenai lomba karya tulis jurnalis. Lomba bisa diikuti praktisi media, baik dari kalangan jurnalis maupun publik. Adapun hadiah yang ditawarkan berupa uang tunai, sertifikat dan plakat bagi para pemenang. Lomba digelar mulai 18 Desember 2020-18 Maret 2021 dan malam penganugerahannya akan digelar pada April 2021.

Reporter : Julian
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018