Kamis, 09 Februari 2023


Dampak Nyata bagi Masyarakat

06 Jun 2022, 10:08 WIBEditor : Yulianto

Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Bambang Supriyanto | Sumber Foto:dok. Bambang

Bambang berharap, perhutanan sosial memberikan dampak nyata kepada masyarakat. Pertama, dampak jangka pendek yaitu perbaikan dan adaptasi sistem, tersedianya indikasi wilayah kelola dan perbaikan proses bisnis hutan sosial.

Selain itu, perbaikan modal sosial, perbaikan akses masyarakat terhadap lembaga keuangan mikro, pendampingan dan akses pasar terhadap produk masyarakat, serta peningkatan kapasitas manajemen masyarakat.

Sedangkan dampak jangka menengah yang akan dirasakan masyarakat yaitu pengembangan ekonomi domestik, adanya sentra produksi hasil hutan, penurunan konflik tenurial (masyarakat dan perusahaan) dan kelestarian hutan. Dampak jangka panjang ialah terbangun pusat ekonomi domestik dan pertumbuhan desa sentra produksi hasil hutan berbasis desa yang menyerap tenaga kerja dan mengentaskan kemiskinan.

Pasca persetujuan perhutanan sosial, Bambang mengatakan, pemerintah terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan dan mengoptimalkan tata kelola atas areal perhutanan sosial yang telah diberikan melalui kelola kelembagaan atau kelompok, kelola kawasan dan kelola usaha

Syarat Hak Pengelolaan Perhutanan Sosial

1.   Masyarakat pemohon merupakan penduduk yang tinggal disekitar kawasan hutan yang dibuktikan dengan identitas diri (KTP dan KK).

2.   Masyarakat wajib membentuk kelompok dengan jumlah minimal 15 orang.

3. Syarat administrasi serta syarat teknis lainnya sebagaimana yang telah diatur dalam Peraturan Menteri LHK. 

Reporter : Herman/Dede
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018