Sabtu, 01 Oktober 2022


Elaborasi Mekanisme Noself, Jalan Baru Menuju One Health di Indonesia

22 Sep 2022, 15:21 WIBEditor : Herman

Prof. Bungaran Saragih, MSc Saat membuka Seminar Internasional One helath Ke-2 | Sumber Foto:Doc. Sinta

TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor --- Sukses dengan Seminar Internasional One Health ke-1 di tahun 2019, Ekotalis Teknologi Indonesia kembali menggelar seminar internasional One Health ke-2. Menggandeng AND Biopharma (Belanda) dan University of Naples Federico II, seminar mengambil tema “‘One Health – New Roads Towards One Health in Indonesia and The Region Through the Noself Mechanism”.

Mekanisme Noself yang dibawakan pada Seminar Internasional One Health ke-1 tahun 2019 membuka kesadaran bahwa konsep tersebut membawa spektrum aplikasi potensial bukan hanya pada kesehatan manusia dan hewan melainkan juga dalam perlindungan tanaman.

Karena itu seminar lanjutan One Health ke-2 yang diselenggarakan di Bogor, Kamis (22/9) bertujuan untuk mengelaborasi prinsip Noself lebih jauh.

Mewakili  Ekotalis Teknologi Indonesia, Prof. Bungaran Saragih, MSc mengatakan bahwa seminar One Health pernah dilaksanakan pada tahun 2019 dan beberapa bulan kemudian terjadi pandemic yang mengguncang dunia.

“One Health ke-2 kembali dilaksanakan setelah 3 tahun pandemic covid mengguncang dunia. Pandemi menantang semua orang di dunia, warga negara dan pemerintah merepson pandemic dengan berbagai langkah,” tambahnya.

Pengalaman global dan traumatis dengan pandemi Covid baru-baru ini menekankan perlunya program yang efektif menuju one health sekali lagi.

Menteri Pertanian periode 2001-2004 ini mengatakan bahwa saat ini sudah waktunya Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang dibentuk Presiden Jokowi 2019 dan merupakan Lembaga yang mencakup semua penelitian publik dan penelitian yang didanai pemerintah muncul.

Peluncuran kembali konsep One Health yang dipadukan dengan langkah nyata ke depan akan memberikan peluang penting bagi BRIN dan Indonesia.

One Health sendiri memiliki banyak definisi, tetapi yang paling mendasar adalah suatu pendekatan untuk memastikan kesejahteraan manusia, hewan, dan lingkungan melalui pemecahan masalah kolaboratif secara lokal, nasional, dan global.

Tidak jauh berbeda, Head of BRIN Health Organization, Prof. Dr. drh. NLP Indi Dharmayanti, M.Si. menyampaikan bahwa One Health adalah One-Health (OH) merupakan pendekatan kolaboratif, multisektoral, terkoordinasi, dan transdisipliner, yang dapat dilakukan di tingkat lokal hingga global untuk mencapai hasil kesehatan yang optimal dengan mengenali interkoneksi antara manusia, hewan, tumbuhan, dan lingkungan.

Mekanisme Noself

Dalam beberapa tahun terakhir terobosan strategis dan teknologi telah dilakukan oleh Prof. Stefano Mazzoleni dan timnya dari Universitas Federico II Napoli Italia.

Mereka menyusun mekanisme Noself ( Noself Mechanism) yang berlaku sama untuk semua bentuk kehidupan biologis termasuk semua sektor berdasarkan proses biologis. Karena itu Mekanisme No Self  membuat aliran aplikasi One Health menjadi sempurna baik dalam kesehatan manusia, kesehatan tumbuhan, dan kesehatan hewan.

Noself lebih baik dari Self, berdasarkan penemuan bahwa setiap spesies dihambat oleh self DNA ketika hadir dalam substrat pertumbuhan atau makanan. Sebaliknya, Noself DNA bermanfaat untuk kesehatan.

“DNA adalah molekul yang sangat resistant terhadap proses dekomposisi apapun. Teknologi Noself memanfaatkan fragmen DNA patogen untuk memerangi patogen itu sendiri dan ini berlaku untuk tanaman, ternak, hingga manusia,” jelas Stefano.

Sementara itu CEO AND Biopharma BV, Peter Jens yang hadir secara  virtual mengatakan sangat bergembira dengan diterimanya menkanisme Noself ini oleh para peneliti. Selain itu Peter juga mengapresia atas pengaplikasian mekanisme Noself di Indonesia.

Penemuan Prof. Stefano Mazzoleni mengenai Mekanisme Noself mendapatkan apresiasi Dr. Taco J. W. Bottema. Menurut Taco, mekanisme Noself sederhana namun memiliki implikasi yang sangat besar.

“Bila ada virus jahat pada manusia, binatang atau tanaman, kalau kita sudah tau itu pathogen maka solusinya ada dalam pathogen itu sendiri. Artinya kita tinggal ekstraksi DNA Molekul saja (difragmentasikan) dengan teknologi sonikasi, kemudian DNA molekul yang sudah ada dimultiplikasi dan dimasukkan ke algae. Lalu dengan algae kita masukkan kembali ke arus makanan mikroorganisme seperti viris dan bakteri,” ungkap Taco menjelaskan cara kerja mekanisme Noself.

Taco menambahkan prinsip tersebut bisa dipakai pada manusia, tumbuhan maupaun peternakan. Dan ia pun berharap dengan temuan ini indutri agribisnis bisa lebih sehat karena diketahui saat ini dunia agribisnis sudah banyak menggunakan bahan kimia yang bila tidak segera ditinggalkan akan berakibat fatqal pada generasi mendatang.

Reporter : Eko
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018