Thursday, 02 July 2020


Meskipun Mentari Enggan Bersinar, Ekspor Karet Tetap Berlayar

24 Jun 2020, 01:46 WIBEditor : Clara

Petugas Karantina Pertanian Tanjungpinang saat memantau produk untuk ekspor (karet) ke Cina | Sumber Foto:Balai Karantina Pertanian Tanjungpinang

TABLOIDSINARTANI.COM, Tanjungpinang --- Beberapa hari ini alam seperti bersedih dan mentari bersembunyi dibalik pekatnya awan, sebagian besar daerah Kepulauan Riau diguyur hujan berhari-hari. Namun semangat pengusaha karet tak pernah mendung. Ekspor karet yang biasa mereka lakukan tetap berjalan.

Senin (22/06) Pejabat Karantina Pertanian Tanjungpinang Wilker Sri Bayintan Kijang bertolak ke Instalasi Karantina Tumbuhan PT. Pulau Bintan Djaya untuk melakukan pemeriksaan terhadap karet yang akan diekspor mereka. 

Sesuai permohonan yang diajukan via PPKOnline, karet lempengan tersebut diberangkatkan melalui Pelabuhan Sri Bayintan Kijang pada Selasa (23/6) sebanyak 1.169,28 ton tujuan Cina dengan nilai ekonomis Rp 6,24 miliar, 211.680 kg tujuan Korea Selatan dengan nilai ekonomis Rp 3,88 miliar dan 43.680 kg tujuan Mesir dengan nilai ekonomis Rp 745,137 juta. 

Sesuai arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Karantina Pertanian Tanjungpinang secara pro-aktif mendukung dan mendorong kegiatan ekspor karet dengan negara tujuan yang semakin bervariasi dan jumlah yang terus meningkat. 

Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian selalu mengajak masyarakat untuk mendukung gerakan ekspor sebagai salah satu wujud nyata cinta kita pada negeri. Juga mengajak untuk selalu melaporkan komoditas pertanian yang akan dilalu lintaskan pada pejabat karantina pertanian di setiap tempat pemasukan/pengeluaran, yakni pelabuhan laut, bandar udara maupun di kantor pos.

Reporter : Tiara
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018