Wednesday, 21 October 2026


Tahun 2022, Ekspor Pertanian Tumbuh 10,52 Persen

17 Jan 2023, 08:04 WIBEditor : Yulianto

Ekspor pertanian

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor pertanian pada tahun 2022 tumbuh sebesar 10,52 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Ekspor pertanian Januari – Desember 2022 mencapai 4,89 miliar dollar AS. Sementara periode yang sama pada tahun 2021 tercatat senilai 4,24 miliar dollar AS.

Kepala BPS Margo Yuwono menilai, sektor pertanian memiliki share yang cukup baik sebesar 1,61 persen terhadap ekspor non migas. Sementara itu, share terbesar terhadap ekspor non migas masih berasal dari bahan bakar mineral dengan nilai ekspor 54,98 miliar dollar AS.

”Secara keseluruhan ekspor non migas sendiri sudah menyumbang 94,51 persen dari total ekspor Indonesia. Adapun jika dilihat dari catatan tahunan (year-on-year/Y-on-Y), ekspor non migas juga mengalami peningkatan sebesar 25,80 persen,” sebut Margo. 

Berdasarkan catatan BPS, Indonesia selama tahun 2022 berhasil membukukan transaksi ekspor senilai 291,98 miliar dollar AS atau meningkat sebesar 26,07 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Secara keseluruhan, neraca perdagangan Indonesia juga surplus 54,46 miliar dollar AS. 

”Mitra perdagangan Indonesia yang menyumbang surplus terbesar adalah Amerika Serikat, India, dan Filipina,” jelas Margo. 

Pada kesempatan terpisah, Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian (Kementan) Kuntoro Boga Andri mengatakan bahwa kenaikan ekspor terus dipacu melalui berbagai kebijakan dan program jangka panjang lainya.

Beberapa diantaranya program Gerakan Tiga Kali Ekspor (Geratieks) dan peningkatan kualitas produksi dalam negeri. "Kami terus pacu kinerja ekspor pertanian Indonesia agar tetap tumbuh dari waktu ke waktu," katanya.

Kuntoro menyebutkan, ekspor pertanian Indonesia secara konsisten terus meningkat, termasuk saat pandemi. Berdasarkan data BPS, ekspor pertanian mencapai 3,612 miliar dollar AS pada tahun 2019. Kemudian tahun 2020 sebesar 4,12 miliar dolla AS dan 4,24 dollar AS pada tahun 2021. 

”Data ini merupakan preseden yang baik bagi para insan pertanian. Artinya, kinerja sektor pertanian bisa terus meningkat bahkan saat mengalami hambatan dan tantangan,” pungkas Kuntoro.

Reporter : Julian
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018