
Sensus Pertanian
Melalui hasil Sensus Pertanian 2023, Ari mengatakan, berbagai langkah dapat diambil, termasuk penyusunan regulasi dan pengembangan kebijakan strategis dalam pembangunan sektor pertanian. Sebab, keberhasilan regulasi sangat bergantung pada keakuratan data yang digunakan.
“Karena itu, kami sangat fokus untuk memastikan bahwa Sensus Pertanian yang dilakukan setiap sepuluh tahun ini memberikan data yang tepat dan terkini. Sensus ini tidak hanya untuk memperkuat sektor pertanian, tetapi juga menciptakan satu kesatuan data pertanian yang lengkap," katanya.
Dengan Sensus Pertanian tahun, Ari berharap dapat memberikan gambaran komprehensif tentang kondisi pertanian di Indonesia, hingga ke wilayah administrasi terkecil. Data-data tersebut mencakup informasi tentang pelaku usaha pertanian, struktur demografi petani, statistik geospasial pertanian, luas lahan pertanian, dan masih banyak lagi.
Selain itu, data dari Sensus Pertanian 2023 akan meningkatkan kualitas data pertanian nasional, termasuk penyediaan kerangka sampel pertanian yang mutakhir sebagai acuan dan pembaruan dalam pengelolaan data pertanian nasional. “Hasil sensus ini akan menjadi acuan dalam pengambilan keputusan oleh pemerintah pusat dan daerah dalam menentukan kebijakan yang relevan,” ujarnya.
Ari mengungkapkan, cakupan Sensus Pertanian kali ini sangat luas dan mencakup sektor pertanian, hortikultura, perikanan, peternakan, kehutanan, serta jasa pertanian. Data yang dikumpulkan tidak hanya terbatas pada petani, tetapi juga mencakup informasi dari perusahaan pertanian dan usaha pertanian lainnya. Selain itu, sensus ini juga menjadi kesempatan pertama untuk mengumpulkan data petani milenial yang sebelumnya belum pernah tersedia.
Data yang terkumpul dari sensus ini juga akan mendukung pengembangan database UMKM di sektor pertanian, yang sebelumnya belum tersedia. Karena itu, harapannya sensus ini akan menjadi landasan yang kuat dalam pengambilan keputusan di sektor pertanian.
"Mengingat betapa pentingnya Sensus Pertanian ini, mari kita semua mendukung pelaksanaannya pada tahun 2023. Kita perlu mempersiapkan diri dan juga melibatkan ketua RT, tokoh masyarakat, dan tokoh agama untuk menyambut petugas sensus dengan penuh kehangatan dan memberikan jawaban yang jujur dan akurat," tutur Ari.