Kamis, 27 Juni 2019


Bangkitkan Semangat Petani-Nelayan Indonesia, PENAS XVI Digelar di Sumatera Barat

20 Mei 2019, 22:22 WIBEditor : Gesha

Aneka Traktor Multiguna yang sudah ditampilkan pada PENAS XV di Aceh. Aneka alsintan dan teknologi modern seperti ini yang akan ditampilkan kembali di PENAS XVI Sumbar | Sumber Foto:ISTIMEWA

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Sesuai dengan hasil Rembug Utama Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional pada PENAS XV Petani Nelayan Tahun 2017 di Aceh, disepakati bahwa PENAS Petani Nelayan XVI Tahun 2020 akan diselenggarakan di Sumatera Barat.

Dengan tema “Memantapkan Penguatan Potensi dan Posisi Tawar Komoditi Lokal untuk Mewujudkan Kemandirian Pangan Berkelanjutan Menuju Indonesia Lumbung Pangan Dunia 2045”, PENAS XVI akan dilaksanakan 20-25 Juni 2020 di Kelurahan Aie Pacah Kecamatan Koto Tengah, Kota Padang.

"Kami sudah siap menyambut," tutur Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit saat Sosialisasi dan Koordinasi PENAS XVI Tahun 2020 Sumatera Barat, di Kantor Kementerian Pertanian, Senin (20/5).

Kurang lebih akan ada 50 ribu peserta PENAS XVI hadir yang terdiri dari perwakilan petani-nelayan Andalan se-Indonesia ditambah petani ASEAN dan Mitra ASEAN. 

"Kita sudah siapkan lahan 320 ribu meter persegi sebagai lahan untuk kegiatan PENAS XVI. Untuk Gelaran Teknologi saja ada 160 ribu meter persegi," tutur Nasrul.

Untuk diketahui, expo dan gelar teknologi berada di sekitar pusat kegiatan yang akan didesain menjadi 4 (Empat) Zona yaitu Zona Pembangunan Pertanian Nasional dan Kontes Peternakan Nasional, Zona Aquaculture, Zona Agroforestry dan Zona Gelar Teknologi.

Bentuk- bentuk Gelar dan Temu Teknologi ini antara lain Bio Masa (Etanol, Fuel, Diesel, Gas), Bio Teknologi (perakitan varietas sesuai kondisi alam) hingga Bio-Nutrien Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Perikanan dan Kuhutanan.

Tak hanya kegiatan di lokasi saja, permasalahan penginapan dan jalur ke lokasi juga sudah dipikirkan matang oleh Pemprov Sumatera Barat.

"Persoalan lahan sudah dirapatkan dengan warga dan sudah ada solusinya. Warga di sekitar Aiepacah dan Nanggalo yang rumahnya nanti dipakai sekitar 5.000 rumah," tambah Nasrul.

Ketua KTNA Nasional, Winarno Tohir menuturkan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan Indonesia telah diselenggaranakan sejak tahun 1971 secara rutin dan berkelanjutan, guna membangkitkan semangat dan motivasi para petani-nelayan dan petani hutan.

Dari penyelenggaraan PENAS XVI Petani Nelayan Tahun 2020 diiharapkan terjadi pertukaran informasi, transfer pengalaman, pengembangan jejaring kerjasama usahatani antar peserta.

Bahkan kehadiran tokoh-tokoh petani nelayan dan petani hutan yang berhasil diharapkan dapat memberi motivasi kepada petani nelayan dan petani hutan lainnya untuk saling berinteraksi dan bersinergi dalam memanfaatkan sumberdaya alam pertanian yang tersedia di daerah masing-masing.

Termasuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam rangka perbaikan mutu produksi dan produktivitas komoditas pertanian dan peningkatan pendapatan yang pada gilirannya dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga tani nelayan dan petani hutan.

Sarat Teknologi

Tak hanya menjadi ajang pertemuan, PENAS juga diharapkan menjadi bentuk transfer teknologi terkini antar peserta maupun dari Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbang Pertanian) Kementerian Pertanian.

Apalagi, pertanian masa kini sudah bertransformasi lebih modern dengan mekanisasi, digitalisasi pertanian dan informasi teknologi.

Karena itu, nanti dalam Gelar Teknologi akan ditampilkan beragam teknologi terkini yang sudah dihasilkan oleh dunia pertanian Indonesia dan bisa diterapkan oleh petani di daerahnya.

Termasuk keberadaan internet of things (IoT) serta jaringan internet untuk pemasaran produk pertanian langsung menyentuh konsumen.

Karenanya dalam PENAS XVI nanti akan ada pengembangan Jaringan Informasi Agribisnis berupa kegiatan pelayanan informasi agribisnis dalam bentuk pembelajaran singkat dengan memanfaatkan jaringan komunikasi website/internet pelayanan pertanian.

Sehingga mendorong peserta PENAS Petani Nelayan XVI Tahun 2020, kontak tani nelayan dan pengusaha agribisnis untuk memanfaatkan jaringan internet agar petani-nelayan dan petani hutan dapat mengetahui informasi agribisnis secara cepat, tepat dan akurat (Menuju Petani Digital ).

Termasuk, meningkatnya pengetahuan dan keterampilan peserta di bidang teknologi dan kualitas produksi agribisnis.

Reporter : Nattasya
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018