Sabtu, 19 Oktober 2019


Widya Putra, Ajak Anak-Anak Belajar Tanam Jamur Lewat MusHome

27 Mei 2019, 15:00 WIBEditor : Gesha

Founder dari MusHome tersebut menamakan media edukasi baglog jamur tersebut adalah MusHome Box si Jamur Kotak. | Sumber Foto:ISTIMEWA

Dengan slogan Tumbuhkan sendiri jamur tiram favoritmu di rumah, MusHome Box ini mempermudah anak-anak dan pelajar untuk belajar menumbuhkan jamur tiram sendiri.

 

TABLOIDSINATANI.COM, Cimahi --- Ide usaha bisa datang dari mana saja, seperti yang dilakoni oleh pemuda asal Cimahi, Widya Putra yang dengan kreatifnya membuat baglog jamur menjadi media belajar budidaya bagi pemula.

Baglog jamur tiram tersebut dikemas menjadi menarik, terutama bagi anak-anak. "Produk kami mencakup media edukasi berupa growing kit untuk anak-anak dan pelajar," tutur Widya Putra.

Founder dari MusHome tersebut menamakan media edukasi baglog jamur tersebut adalah MusHome Box si Jamur Kotak. "Arti dari MusHome sendiri adalah Mushroom at Home, jadi budidaya jamur sebenarnya bisa dilakukan di rumah kita sendiri, enggak perlu tanah yang luas," tuturnya.

Dengan slogan "Tumbuhkan sendiri jamur tiram favoritmu di rumah" MusHome Box ini mempermudah anak-anak dan pelajar untuk belajar menumbuhkan jamur tiram sendiri.

"Anak-anak  bisa menumbuhkan sendiri jamur tram favorit di rumah semudah merawat tanaman bunga. Cukup siram Mushome box setiap hari dan lihat jamur tiram tumbuh. Tidak hanya itu, jamur yang tumbuh pun bisa langsung diolah menjadi hidangan kesukaan," beber Widya.

Dikemas dalam box dengan gambar yang menarik, menjadikan anak-anak semangat untuk menumbuhkan jamur tiram mereka sendiri.

"Awalnya kami tawarkan media edukasi ini ke sekolah-sekolah terdekat. Tapi sekarang, makin banyak dan bukan hanya sekolah tapi pesanan dari personal juga banyak. Bahkan sudah sampai keluar negeri," tuturnya.

Box tersebut tidak hanya digunakan 1 kali saja tetapi bisa panen lebih dari 1 kali selama 2-3 bulan, jika rutin melakukan penyemprotan sesuai budidaya yang disarankan dalam kartu pintar yang ada pada MusHome Box.

Anak-anak hanya cukup mengeluarkan plastik media dari dalam kotak dan rendam selama semalam (7-8 jam) dengan posisi tidur (horizontal), cukup bagian terbuka yang dipastikan terendam di dalam air (tidak perlu merendam keseluruhan plastik media).

Kemudian masukkan kembali media ke dalam kotak sesuai posisi semula. Lalu, letakkan kotak di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung. 

Semprot bagian media 2x sehari dengan menggunakan semprotan yang telah disediakan di dalam kotak MusHome agar tetap lembab. Setiap kali semprot, cukup dilakukan sebanyak 4-5x semprotan.

Namun ada beberapa tips untuk yang ingin menumbuhkan MusHome Box yang diungkapkan Widya yaitu, Jamur menyukai udara segar sehingga jangan letakkan di ruangan yang tertutup, Jamur tiram menyukai tempat yang terang tapi hindari terkena sinar matahari langsung. 

"Kelembaban sangat penting. Anda dapat melihat apakah sudah cukup air dengan melihat titik-titik air yang ada pada plastik. Semakin banyak air semakin baik; jangan takut berlebihan menyiram Mushome," tuturnya.

Sehingga, sebisa mungkin jauhkan jamur Anda dari pendingin ruangan (Air Conditioner). Udara yang kering dapat mencegah jamur untuk tumbuh.

"Jika Anda tidak melihat adanya pertumbuhan dalam 14-21 hari, rendam kembali medium MusHome dan semprot rutin hingga permukaan jamur keliatan basah. Boleh ditambahkan intensitas penyiramannya hingg 3-4x sehari. Biasanya Anda akan melihat pertumbuhan sekitar 2 minggu setelah perendaman kembali," tuturnya. 

Dengan growing kit seperti MusHome tersebut, anak-anak sangat antusias menantikan jamur tiram mereka bertumbuh baik dan bisa diolah menjadi aneka makanan.

Olahan dan Pelatihan

Widya sendiri tidak hanya menjual media edukasi berupa growing kit semata tetapi memliki unit usaha lain yaitu bisnis olaham jamur dan paket pelatihan budidaya jamur bagi pemula yang tertarik berbisnis jamur.

Untuk olahan, diberi nama Keripik Jamur Mucy. Dibuat dari jamur tiram putih segar yang di panen pada pagi hari dan langsung diolah pada hari itu juga, sehingga kesegaran jamur yang menjadi bahan baku masih terjaga. Karena langsung diolah pada hari yang sama, kualitas Mucy dijamin lebih terjaga.

Saat diluncurkan, Mucy membawa tiga varian rasa yaitu jagung bakar, barbeque dan balado. Saat ini tersedia dua varian rasa baru yaitu original dan Pizza. Ke depannya akan ada varian rasa baru yang lebih sensasional.

Sedangkan workshop/pelatihan jamur tiram dibuka bagi yang berminat untuk membuka usaha budidaya jamur tiram. Materi workshop meliputi pengenalan jamur yang dibudidayakan di Indonesia, potensi pasar yang ada, praktek proses budidaya jamur tiram putih mulai dari pembuatan bibit hingga perawatan.

Invetasi hanya Rp. 600.000 per orang untuk 2 orang pertama. Paket spesial bagi kelompok lebih dari 2 orang cukup Rp. 500.000 per orang. 

Reporter : NATTASYA
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018