Senin, 09 Desember 2019


Sekretariat ASEAN Latih Ibu Ibu Tani Pengolahan Pangan Tanpa Limbah

12 Mar 2019, 13:12 WIBEditor : Ahmad Soim

Peserta pelatihan pangan olahan tanpa limbah | Sumber Foto:Siti

Konsumen tidak lagi hanya berorientasi pada penampilan atau rasanya, tetapi lebih pada orisinilitas dan manfaat kesehatannya.

TABLOIDSINARTANI.COM - Sekretariat ASEAN melatih Ibu-ibu tani diversifikasi pangan dan sistem pengolahan hasil tanpa limbah.

Latihan tersebut dilakukan Pusat Pelatihan Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian bekerjasama dengan Sekretariat ASEAN. Pelatihan ini dibiayai  Ministry of Agriculture Fisheries and Forestry (MAFF) Jepang yang dilaksanakan di BBPP Ketindan dari tanggal (11-14/3).

Kegiatan diikuti oleh 45 orang peserta yang terdiri dari KWT/PKK/UKM/PP/THL-TBPP yang berasal dari Kabupaten Pasuruan dan Malang.
 
Para peserta pelatihan ini diharapkan bisa menyebarluaskan praktek diversifikasi produksi pangan, termasuk pengolahan makanan dan limbah fungsional. Peserta juga melakukan praktek lapangan di CV Arjuna Flora dan UD Lumba-lumba Malang.

Dalam sambutannya Kresno Suharto Kepala BBPP Ketindan mengatakan: "Trend hari ini menunjukkan bahwa konsumen lebih memilih produk makanan alami, bergizi dan sehat tetapi cepat disajikan."

Konsumen tidak lagi  hanya berorientasi pada penampilan atau rasanya, tetapi lebih pada orisinilitas dan manfaat kesehatannya. "Petani dan UKM harus menjawab tantangan tersebut dengan meningkatkan kapasitas mereka dalam produksi  pangan fungsional, untuk memenuhi pasar yang potensial," tambah Kresno Suharto.

Reporter : Siti
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018