
Menteri Pertanian Amran Sulaiman ketika melepas OP Telur Ayam di Pasar Tebet
TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Sudah tiga hari, sejak Senin (6/5) operasi pasar dilakukan Kementerian Pertanian (Kementan) di sejumlah pasar di Jakarta. Pada kegiatan tersebut juga dilakukan pendistribusikan bawang putih yang sempat mengalami kenaikan harga tersebut.
“Selama 3 hari, distribusi ini sukses menurunkan harga dari Rp 60-80 ribu/kg menjadi Rp 34 ribu/kg. Kondisi stok pasar di Jakarta sangat mempengaruhi harga kebutuhan pokok di daerah lain sehingga mendapat perhatian,” ujar Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman saat melakukan operasi pasar di Pasar Tebet Baru, Rabu (8/5).
Harga bawang putih yang sempat melambung hingga menyentuh angka Rp 80 ribu di beberapa wilayah menjadi alasan Kementan melakukan operasi pasar.
Pemerintah dalam hal ini Kementan telah menyiapkan bawang putih stok sebanyak 115 ribu ton dari kebutuhan selama Bulan Puasa Ramadhan yang hanya 50 ribu ton.
“Harga dari Rp 46 ribu bahkan 60 ribu, sekarang Rp 34 ribu. Kita akan stabilkan di bawah Rp 30 ribu. Kalau harga tidak sampai Rp 25 ribu, importirnya akan Saya cari,” tegasnya.
Awasi Importir
Menteri Amran menghimbau seluruh importir bawang putih harus mengawasi bawangnya sampai konsumen. Jika sampai terlibat mengambil kesempatan atau bermain curang, Menteri Amran tidak segan akan mem-blacklist importir tersebut dan dipastikan tidak akan mendapat izin lagi.
Amran menilai, fluktuasi harga pangan yang terjadi dalam tiga tahun terakhir masih dalam kondisi normal atau stabil.
Kondisi ini bisa dilihat dari data Badan Pusat Statistik terkait tiga item penting. Pertama Inflasi rendah, kedua produk domestic bruto meningkat dan terakhir ekspor terus naik.