Senin, 19 Agustus 2019


Tingkatkan Kompetensi Penyuluh Kab Siak dengan Bimtek

09 Mei 2019, 13:53 WIBEditor : Gesha

penyuluh pertanian sebagai ujung tombak untuk menyelaraskan program pemerintah terutama dibidang pertanian. Sehingga melalui bimtek ini dapat dievaluasi kegiatan penyuluhan pertanian yang belum dilaksanakan atau yang telah dilaksanakan dan mendiskusik | Sumber Foto:INANG

penyuluh pertanian sebagai ujung tombak untuk menyelaraskan program pemerintah terutama dibidang pertanian. Sehingga melalui bimtek ini dapat dievaluasi kegiatan penyuluhan pertanian yang belum dilaksanakan atau yang telah dilaksanakan dan mendis

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Siak --- Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan pemahaman  dalam proses penyusunan angka kredit tenaga penyuluh pertanian Pemerintah Kabupaten Siak menyelenggarakan bimbingan teknis (Bimtek) dan peningkatan kapasitas tenaga penyuluh pertanian.

Bimtek tersebut dibuka oleh Bupati Siak yang diwakili oleh Asisten II, Hendrisan. Pada kesempatan ini Bupati Siak dalam sambutannya menyampaikan bahwa, para penyuluh pertanian memegang peran dan fungsi yang sangat strategis terutama dalam upaya pemberdayaan pelaku utama dan pelaku usaha.

Diantaranya, dengan mengupayakan kemudahan dalam mengakses informasi dan teknologi dan sumberdaya lainnya agar mereka dapat mengembangkan usahanya dan meningkatkan kemampuan manajerialnya.

Tak hanya itu, penyuluh pertanian sebagai ujung tombak untuk menyelaraskan  program pemerintah terutama dibidang pertanian. Sehingga melalui bimtek ini  dapat  dievaluasi kegiatan penyuluhan pertanian yang belum dilaksanakan atau yang telah dilaksanakan dan mendiskusikan masalah-masalah yang terjadi dilapangan serta mencari solusinya.   

Rencana pembangunan pertanian yang telah ditetapkan di Kabupaten Siak diantaranya telah disusun Peraturan Bupati (Perbup) Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Hal ini dapat  menjadi rambu rambu kebijakan pembangunan Pemerintah. Menurut Hendrisan, peranan penyuluh pertanian dalam hal ini sangat penting dalam  mengawal dan mendampingi Program LP2B agar bisa tercapai sesuai harapan. 

Semua kegiatan yang sudah dilakukan oleh para penyuluha agar dapat dibuat lapaorannya (dokumen), karena dokumen sebagai bukti pelaksanaan kegiatan  yang nanti akan dinilai dan poin yang dikumpulkan sebagai bahan untuk kelengkapan mencapai jenjang karir.

Jumlah peserta yang mengikuti Bimtek sebanyak 120 orang yang terdiri dari Penyuluh PNS, Penyuluh THL-TB PP,  Penyuluh Pertanian Honorer Daerah dan Penyuluh Swadaya.

Materi yang disampaikan dalam acara Bimtek ini diantaranya adalah Pengembangan Pola karir Penyuluh Pertanian dan Administrasi Jabatan Fungsional serta Angka Kreditnya, Peningkatan Kompetensi Penyuluh dalam Pemberdayaan Petani dan materi teknis lainnya.

Nara sumber berasal dari Pusat Penyuluhan, Balai Pelatihan Pertanian  Jambi,  BPTP Provinsi Riau  dan Dinas Pertanian setempat.

Reporter : Inang Sariati
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018