Wednesday, 21 October 2026


BUMD Agro, Harapan Baru Petani dan Masyarakat Banten

05 May 2021, 09:46 WIBEditor : Ahmad Soim

Potensi pertanian Banten belum teroptimalkan

 

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Serang -- Data BPS (2020) menunjukkan bahwa Provinsi Banten menduduki posisi ke 9 sebagai Daerah penghasil beras Nasional. Data tersebut menunjukkan bahwa Provinsi Banten merupakan salah satu Daerah produsen beras Nasional yang menjanjikan untuk dikembangkan. 

“Posisi Provinsi Banten yang masuk sepuluh besar produsen beras Nasional berdasarkan Data BPS (2020) seharusnya menjadi sinyal yang dapat ditangkap sebagai peluang ekonomi yang dapat menjadi pemasukan bagi kas daerah,” kata Koordinator Departemen Litbang Badan Pengurus Pusat Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (BPP PISPI) Mohamad Baidowi.

Namun menurutnya bicara pertanian tidak hanya berbicara persoalan bisnis semata. “Peningkatan ekonomi petani harus tetap menjadi fokus utama Pemda Banten,” tambahnya.

BACA JUGA:

Dia berharap BUMD Banten bisa ikut berperan dalam pengembangan ekonomi petani. Bukan hanya petani padi, tetapi untuk semua komoditi pertanian potensial di Banten, termasuk yang potensial untuk ekspor.

Provinsi Banten lanjutnya sudah  memiliki BUMD yang bergerak di bidang pangan dan pertanian. Namanya PT. Agrobisnis Banten dengan pelayanan usaha Food, Farm dan Mart. Kehadiran BUMD ini diharapkan dapat menjadi jembatan dalam meningkatkan nilai tawar produk pertanian di Provinsi Banten dan berdampak langsung terhadap peningkatan ekonomi petani.

“Dalam pengelolaan usaha terutama yang dilakukan oleh BUMD Agro, jangan sampai kehadiran BUMD Agro justru malah memperpanjang rantai tata niaga, karena panjangnya rantai tata niaga selama ini menjadi masalah yang berakibat pada rendahnya harga beli produk petani. Artinya pengelolaan BUMD Agro harus betul-betul memperhatikan nasib petani, bukan semata mata mengejar profit tanpa memperhatikan kondisi tata niaga di lapangan”. Ujar Baidowi 

 Masalah utama yang dihadapi petani hari ini adalah rendahnya kapasitas SDM, akses pasar dan modal. Kehadiran BUMD AGRO seharusnya dapat menjadi angin segar bagi petani di Banten. BUMD AGRO dapat menjadi fasilitator yang menjamin akses pasar produk yang dihasilkan petani  kepada konsumen langsung, Off Taker skala besar bahkan membuka keran ekspor untuk produk pertanian unggulan di Provinsi Banten.

Baidowi menambahkan “Selain itu kerjasama pembiayaan usaha dengan sistem yang saling menguntungkan juga dapat menjadi alternatif program kemitraan antara BUMD dengan Petani atau kelembagaan petani dan masyarakat Banten.   BUMD AGRO kita harapkan bisa   melakukan skema kemitraan dengan basis pemberdayaan sehingga selain dapat memangkas rantai tataniaga juga dapat berperan aktif dalam meningkatkan kapasitas petani di Provinsi Banten”. 

“Saya berharap BUMD Agro dapat menjadi salah satu lembaga usaha yang membawa kebermanfaatan secara menyeluruh, tidak hanya terhadap pemerintah namun juga terhadap peningkatan ekonomi petani”. Tutup Baidowi 

=== 

Sahabat Setia SINAR TANI bisa berlangganan Tabloid SINAR TANI dengan KLIK:  LANGGANAN TABLOID SINAR TANI. Atau versi elektronik (e-paper Tabloid Sinar Tani) dengan klik: myedisi.com/sinartani/ 

Reporter : Suroyo
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018