Wednesday, 21 October 2026


Soal Produksi dan Stok Beras, Mentan SYL Percaya Data BPS  

22 Dec 2022, 07:13 WIBEditor : Yulianto

Petani panen padi

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) kembali menegaskan pihaknya menggunakan data Badan Pusat Statistik (BPS) untuk menjadi rujukan produksi beras nasional. Sebelumnya BPS sudah merilis data bahwa produksi beras dalam negeri masih mencukupi kebutuhan dalam negeri.

”Produksi beras kita sangat optimal sesuai dengan perencanaan. Saat ini luas lahan panen kita di atas 10 juta ha. Produksinya sangat maksimal,” kata SYL usai peluncuran Strategi Nasional Aksi Pencegahan Korupsi (Stranas PK) Tahun 2023 – 2024, di Jakarta, Selasa (20/12)

Mengutip data BPS, produksi tahun 2022 diprediksi akan mencapai 32,07 juta ton. Jumlah tersebut mengalami peningkatan sebanyak 718.030 ton atau 2,29 persen dibandingkan produksi beras pada 2021 dengan capaian 31,36 juta ton. ”Jadi kalau kita lihat data BPS, produksi beras aman, stoknya juga aman,” tegasnya.

Merespon tentang laporan Bank Dunia bahwa harga beras Indonesia termahal se-ASEAN, SYL meminta data tersebut untuk dicermati lebih lanjut, termasuk kapan data tersebut diambil. ”Seperti sekarang, kondisi sedang tidak panen, harga pastinya akan lebih tinggi,” ujarnya.

Mantan Gubernur Sulawesi Selatan itu mengungkapkan, di Indonesia, pada November sampai Desember memang mayoritas petani sedang menanam padi. Karena itu, saat ini bukan masa panen, sehingga memang harga beras akan cenderung naik.

”Tapi saya pastikan, harga beras kita tidak pernah di atas HET (harga eceran tertinggi.red). Bahkan harga beras kita kedua terendah se-ASEAN,” ungkapnya.

Terkait dengan keputusan impor beras, SYL menegaskan, dirinya tidak pada tempatnya untuk berbicara mengenai hal tersebut. ”Saya tidak dalam kompetensi untuk menjawab tentang impor beras. Tetapi saya nyatakan, beras-beras yang ada di masyarakat sebanyak 60 persen. Penyimpanan yang dilakukan oleh rakyat jelas telah dilakukan,” katanya.

Sementara itu KTNA menilai, harga beras tinggi menguntungkan petani. Baca halaman selanjutnya.

Reporter : julian
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018