Tuesday, 21 January 2020


Lomba Asah Terampil Kelompok Tani di Mansapa Nunukan

16 Dec 2018, 05:20 WIBEditor : Ahmad Soim

Lomba asah terampil di Nunukan | Sumber Foto:Dok tabloidsinartani.com

Hj Laura Hafid, S.E., M.M. selaku Bupati Nunukan juga memberikan 1 pertanyaan rebutan yang dijawab dengan benar oleh Tim A dari Sei Menggaris


TABLOIDSINARTANI.COM - Lomba asah terampil kelompok tani ini pertama dilakukan di Kabupaten Nunukan dan disambut sangat baik dan meriah oleh semua utusan peserta. Kegiatan yang dilaksanakan oleh HKTI dengan panitia pelaksana dari Penyuluh, Pengurus DPD Perhiptani dan DPKP kabupaten serta anggota HKTI Nunukan mendapat apresiasi tinggi dari BUPATI Nunukan yang sekaligus sebagai Ketua HKTI Kabupaten Nunukan.

 

Kegiatan ini diikuti oleh 18 Tim, dimana peserta utusan SeiMenggaris 3 tim, utusan Sebatik Barat/tengah 2 tim, utusan sebatik/Utara/Timur 3 tim, utusan Nunukan 5 tim dan utusan Nunukan Selatan 5 tim. Kegiatan yg berlangsung dari jam 08.30 sampai jam 16.00 sore (13/12) berlangsung meriah.

 

Pada saat pembukaan, acara dibuka dengan Suguhan lantunan pukulan alat pemecah kulit padi oleh Kaum Ibu ibu dan masyarakat setempat, kemudian sambutan ketua Panitia dan secara resmi dibuka oleh sambutan Bupati Nunukan yang sekaligus sebagai ketua umum HKTI. Babak penyisihan yg diikuti oleh 18 tim dibagi menjadi 2 babak dimana satu babak dibuat 3 grup dan setiap grup diikuti oleh 3 tim yg terpisah berdasarkan grup. Babak ini berlangsung seru dan menegangkan serta menyebabkan beberapa tim harus gugur sehingga yang masuk final hanya tim dari Seimenggaris sebanyak 2, Sebatik barat 1 tim, Sebatik/timur/utara 2 tim dan Tuan rumah Nunukan Selatan 1 tim. Dengan jumlah 6 tim mereka menuju final.
 

Setelah semua tim mengikuti babak penyisihan maka panitia melakukan Ishoma sambil menunggu tamu undangan yang diundang untuk menyaksikan babak final. Setelah Bupati Nunukan hadir kembali bersama tamu Undangan dan para Camat maka dimulailah babak final pada pukul 13.30.

 

BACA JUGA:

> Sambung Pasar dari Presiden Joko Widodo

> Nanas Subang Kian Mengganas dengan Omzet Rp 320 juta/ha

> Kuliah di Sekitar NTT ke Polbangtan Kupang Saja

 


Seperti pada babak penyisihan, maka babak final juga diberi kesempatan masing masing tim menjawab 8 pertanyaan berupa benar salah dan pilihan ganda. Kemudian dilanjutkan babak rebutan yg terdiri beberapa soal. Hanya saja pada babak final diadakan lomba keterampilan berupa pengupasan kulit luar kelapa dalam dan memipil jagung tua. Untuk nilai tertinggi pada saat lomba keterampilan pengupasan kelapa diperoleh tim F dari Sebatik/Utara/Timur sedangkan lomba ketangkasan memipil jagung diperoleh oleh tim D dari Sei Menggaris.


 Hj.Laura Hafid, S.E., M.M. selaku Bupati Nunukan juga memberikan 1 pertanyaan rebutan yang mana dijawab dengan benar oleh Tim A dari Sei Menggaris, kemudian pemilihan kostum peserta terbaik dan pertanyaan rebutan buat penonton lomba, yang ketiganya diberikan masing2 bingkisan. Di akhir lomba diumumkan perolehan skor yang mana ini menandakan diperolehnya para juara di babak final, ada pun urutannya adalah: Juara 1. Tim B dari Sebatik Barat, Juara 2. Tim C dari Sebatik /Utara/Timur,  Juara 3. Tim F dari Sebatik /Utara/Timur, Harapan 1. Tim E dari Nunukan Selatan, Harapan 2.Tim D dari SeiMenggaris, Harapan 3.Tim A dari SeiMenggaris.


Selain Piala, Piagam, Sertifikat dan Uang pembinaan, Bupati Nunukan juga menambahkan ke 6 Juara masing2 uang pembinaan 1 juta rupiah, di akhir acara juga disampaikan pesan dari Kepala DPKP Provinsi Kaltara Bpk Andi Santiaji bahwa kepada Juara 1, 2 & 3 akan diikutkan dalam Pedah tingkat provinsi kaltara ditanjung selor pada bulan 3 tahun 2019.
Acara benar2 ditutup dgn sambutan penutup oleh Bupati Nunukan dan pemberian Piala dan Hadiah serta bingkisan dari beliau, Sayonara

Reporter : Ricky
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018