Persiapan penyemprotan massal hama wereng
TABLOIDSINARTANI.COM, Cilacap---Ibarat pemain sepak bola, petani Cilacap melakukan aksi serangan balik dengan penyemprotan hama wereng. Selama ini hama tersebut kerap menyerang tanaman padi petani.
Petani Desa Dondong yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) menggelar antisipasi serangan hama wereng dengan penyemprotan hama secara massal. Kegiatan tersebut melibatkan hampir 50 petani di hamparan seluas 3 ha.
Pelaksanaan penyemprotan massal dan serentak tersebut agar hama tidak berpindah dan meluas ke sawah lain. Penyemprotannya pun langsung kebagian batang padi, sehingga akan efektif dan langsung mengenai sasaran dimana hama wereng tersebut bersarang.
Hamparan sawah yang dilakukan penyemprotan luasnya sekitar 3 hektare (ha), di wilayah Bugel dan Sawoan yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Tani Maju dan Santoso. Saat ini umur padi sekitar 60-75 hari.
"Kegiatan penyemprotan hama wereng secara massal didukung petani untuk menyelamatkan hamparan sawah seluas 105 ha. Setelah penyemprotan tersebut supaya hama wereng dapat dikendalikan,” kata Ketua Gapoktan Sejahtera Desa Dondong, Kesugihan, Cilacap, Soiman Syamsul Hadi.
Selain tangki yang telah ada di masing-masing Poktan dan milik pribadi, Soiman mengaku, mendapat bantuan dari Dinas Pertanian, Kabupaten Cilacap berupa tangki elektrik berjumlah 4 unit. Sedangkan pestisidanya merupakan bantuan dari Laboratorium Pengamatan Hama dan Penyakit Tanaman (LHPT) Jatilawang, Banyumas.
"Kegiatan kita kendalikan hama wereng dengan penyemprotan massal dengan harapan setelah kegiatan ini petani bisa panen secara maksimal, sehingga bisa mendukung program swasembada pangan," ujarnya.
Guna mengantisipasi meluasnya hama wereng pihak Pemerintahan Desa (Pemdes) Dondong berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap. Langkah ini disambut baik pihak Kepala Dinas Pertanaian dengan memberikan bantuan tangki semprot.
Suratman, Kepala Desa Dondong, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap mengatakan, pihaknya tidak lupa memikirkan nasib petani yang terkena hama wereng. Petani pun langsung melaksanakan peyemprotan massal untuk penanggulangan hama wereng. “Setelah dilakukan penyemprotan secara serentak, semoga petani akan panen sesuai harapan," harapnya.
Sementara itu, Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dan juga Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Wilayah Binaan (Wilbin) Desa Dondong H. Edy Supriyatno mengatakan, petani telah melakukan penyemprotan hama wereng secara massal, khususnya di Desa Dondong. Beberapa desa lain yang diserang hama wereng juga melakukan hal yang sama. Diantaranya, Desa Ciwuni, Bulupayung, Pesanggrahan, Karangkandri, Menganti dan Slarang beraada di wilayah Kecamatan Kesugihan.
“Sejumlah 8 tangki elektrik telah disalurkan pinjam pakai untuk Desa Dondong dan Ciwuni. Dengan harapan petani dapat termotivasi untuk penyemprotan hama wereng serentak, untuk meminimalkan gagal panen," katanya.