Wednesday, 21 October 2026


Ongkos Sewa Alsintan Terjangkau Petani

16 Jan 2019, 12:43 WIBEditor : Yul

Sewa alsintan terjangkau petani

Meskipun dituntut menghasilkan laba, manajemen UPJA juga tetap mematok sewa alsintan yang terjangkau petani. Untuk mengoptimalkan penggunaan alsintan ke petani, manajemen UPJA Taju Jawa mematok sewa alsintan ke petani di sekitar Desa Kebondalem Lor (atau petani reguler) dengan sewa lebih murah dibandingkan petani di daerah lain.

“Kalau dengan petani di Kecamatan Prambanan ini kami masih terus melakukan sosialisasi,” katanya. Jadi jika sewa combine harvester untuk petani umum (di luar Desa Kebondalem Lor) dipatok sebesar Rp 200 ribu/1.000 meterpersegi atau sebesar Rp 2,5 juta/ha, maka untuk kelompok tani di sekitar kawasan UPJA hanya dikenakan ongkos sewa sebesar Rp 1,8 juta/ha.

Sedangkan sewa traktor untuk olah tanah hanya dikenakan ongkos sebesar Rp 150 ribu/1.000 meterpersegi atau sebesar Rp 1,5 juta/ha. Rice transplanter dikenakan sewa Rp 300 ribu/1.000 meterpersegi atau sebesar Rp 3 juta/ha. “Lahan petani di kawasan Desa Kebondalem Lor dan sekitarnya umumnya relatif kecil-kecil seluas 1.700-2.200 meterpersegi. Karena itu sewanya kami sesuaikan dengan kondisi lahan petani,” ujarnya.

Menurut Didik, dengan menerapkan sewa alsintan yang terjangkau bagi petani berdampak positif terhadap minat petani sekitar UPJA untuk memanfaatkan alsintan. Lantaran sewa alsintan yang dipatok sangat terjangkau bagi petani, akhirnya petani di Kecamatan Prambanan sampai kini sangat berminat tanam palawija dengan traktor.

“Kalau kami lihat rata-rata omset dari sewa combine harvester bisa mencapai Rp 7,5 juta/bulan atau sekitar Rp 90 juta/tahun. Sedangkan, omset dari sewa rice transplanter rata-rata sebesar Rp 75 juta/bulan,” papar Didik.

Didik mengatakan, sampai kini pengguna alsintan UPJA Taju Jawa masih didominasi petani di sekitar Kecamatan Prambanan, Jateng. “Memang, kami sudah ekspansi sampai ke Bantul, Yogyakarta. Namun, pengguna alsintan ke daerah lain ini belum banyak. Sehingga, kami punya rencana untuk meningkatkannya,” papar Didik.

Reporter : idt
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018