
Anak-anak berfoto bersama di depan Agrosinema
TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor --- Puluhan anak-anak dari PAUD, TK dan SD terlihat bergerombol di depan pintu masuk Agrosinema yang dimiliki Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian (BBSDLP) di Bogor, Selasa (04/12).
Kunjungan ini ternyata bagian dari open house BBSDLP dalam rangkaian Hari Tanah Sedunia 2018. Tak hanya menonton tayangan mengenai tanah dan pertanian Indonesia, mereka juga diajak berkeliling BBSDLP termasuk mengunjungi Kebun Pamer.
Melihat antusiasme anak-anak, Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian, Syukur Iwantoro mengapresiasi kegiatan yang dilakukan pihak BBSDLP sebagai bentuk penarikan minat dan wawasan anak usia dini terhadap pertanian.
"Kalau dengan anak-anak, kegiatan seperti ini memang menarik. Yang penting bagaimana cara menyampaikannya harus dengan bahasa Sinchan (bahasa anak-anak) agar bisa diterima dengan baik oleh mereka," tuturnya.
Syukur menuturkan jika masa depan pertanian khususnya keberlanjutan tanah sebagai kehidupan berada di tangan mereka sehingga penumbuhan minat dan wawasan sangat penting.
Selain anak-anak usia dini, generasi millenial yang identik dengan remaja SMP, SMA dan Perguruan Tinggi pun harus terus ditumbuhkan karena pada usia inilah pemikiran kritis dan pencarian solusi bisa dilakukan.
Karena itu, dalam rangkaian Hari Tanah Sedunia 2018, BBSDLP melakukan kegiatan Soil Judging Contest.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 25 tim mahasiswa dari 11 perguruan tinggi, yaitu Universitas Sriwijaya, Universitas Padjadjaran, IPB, UGM, Universitas Jember, Universitas Negeri Sebelas Maret Solo, Universitas Mataram, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Lampung, UPN Veteran Yogyakarta, UPN Veteran Surabaya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta akan mendeskripsikan dan mengklasifikasikan tanah pada tempat yang telah ditentukan dan wajib mengisi kartu deskripsi yang diberikan oleh panitia dan menjawab pertanyaan dengan maksimal waktu total 20 menit.
Klasifikasi dilakukan sampai tingkat subgrup dengan menggunakan kunci (Key to Soil Taxonomy) tahun 1999 dan berdasarkan sistem klasifikasi Pusat Penelitian Tanah (PPT) sebagai padanan.
Aneka Bimtek
BBSDLP memperingati Hari Tanah Sedunia 2018 dilakukan tanggal 4-5 Desember 2018 dengan beragam kegiatan lainnya seperti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Tanah dan Aplikasi IT, hingga Talkshow.
Bimbingan Teknis diikuti 136 orang dari petani, penyuluh, mahasiswa, dosen, swasta, guru, dan umum.
Adapun Materi yang dilatihkan adalah teknik pembuatan pupuk organik, MOL, Biochar, Biopestisida serta bimtek Baca Peta, Penggunaan PUTS. Peserta juga mengikuti bimtek operasionalis.
Sedangkan Talkshow bertema Ketahanan Tanah untuk 4 nara sumber 2 pembahas dan 120 peserta. Sebagai narasumber adalah Ka BBSDLP, Ketua Himpunan Ilmu Tanah Indonesia, Ketua Himpunan Gambut Indonesia, Ketua Masyarakat Konservasi Tanah dan Air Indonesia, serta perwakilan pengusaha.