Pelatihan pembuatan teh daun kelor kepada petani di Desa Adipala, Cilacap
TABLOIDSINARTANI.COM, Cilacap---Daun kelor bisa diolah menjadi minuman kesehatan, seperti teh. Bahkan pembuatan teh daun kelor menjadi usaha baru bagi petani hortikultura yang tergabung dalam Kelompok Usaha Mitra Sehat Desa/Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap.
Ketua Kelompok Usaha Mitra Sehat, Walgiyo mengatakan, pembuatan teh daun kelor sudah mulai ditekuni petani sejak setahun yang lalu dengan memanfaatkan tanaman di pematang sekitar sawah. Proses pembuatannya hampir sama seperti membuat teh pada umumnya.
“Hanya mengeringkan daunnya dengan cara diangin-anginkan di rak dari jaring, kemudian menggunakan oven kurang dari 35°C selama 15 menit,” katanya saat Pelatihan Minuman Herbal dan Sertifikasi yang diselenggarakan PT. Pertamina Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Maos Kabuapten Cilacap, beberapa waktu lalu.
“Kami senang dengan adanya pelatihan Pembuatan Minuman Herbal dan Pelatihan Sertifikat ini. Karena proses pembuatannya sederhana dan banyak khasiatnya. Kami juga sudah merencanakan untuk mengurus perijinan produksi Depkes dan Badan POM," tuturnya.
Menurut Walgiyo, rasa teh daun kelor mirip seperti teh biasa, termasuk warnanya juga, apalagi kemudian ditambah dengan bunga melati. Dengan kelebihan manfaat daun kelor untuk kesehatan, produk teh daun kelor dijual dengan harga Rp 25 ribu/bok.
Walgiyo optimis teh daun kelor ke depannya akan semakin populer dan disukai semua kalangan masyarakat karena manfaatnya bagi kesehatan. Apalagi teh kelor tersebut akan dibuat dalam bentuk teh celup dan kemasan lebih menarik.
Sementara itu, Kepala Desa Adipala Cilacap, Subandono mengungkapkan, daun kelor merupakan salah satu potensi olahan pertanian di Desa Adipala. Diharapkan kelompok usaha petani terus berkomitmen menekuni agrobisnis tersebut. Bahkan ke depan juga akan melibatkan Kelompok Wanita Tani untuk budidaya pohon kelornya.
Operation Head Terminal BBM Maos Cilacap Samsul Alam mengatakan, Pertamina TBBM Maos selalu berusaha untuk mengembangkan usaha-usaha yang ada di masyarakat, khususnya di wilayah kerja Pertamina TBBM Maos. “Kami akan selalu berusaha untuk mengembangkan usaha-usaha yang ada di masayarakat berkaitan dengan agrobisnis," katanya.