Wednesday, 21 October 2026


Budidaya Bunga Mawar, Suwondo Pasarkan Produk Hingga Bali dan Jakarta

30 Dec 2021, 17:01 WIBEditor : Herman

Petani bunga mawar Kota Batu Jawa Timur

TABLOIDSINARTANI.COM, Malang --- Bertani bunga mawar menjadi pilihan Suwondo, petani asal Kecamatan Bumiaji, Kota Wisata Batu, Jawa Timur. Dari lahan 600 meter persegi, Suwondo bisa memanen potongan bunga mawar per dua hari yang dipasarkan ke berbagai daerah di Jawa Timur, bahkan hingga Bali dan Jakarta.

Bunga mawar menjadi salah satu komoditas yang banyak ditanam petani di Kecamatan Bumiaji, Kota Wisata Batu, Jawa Timur. Salah satunya adalah Suwondo yang menanam bunga mawar di lahan miliknya seluas 600 meter persegi.

Bertani bunga mawar bisa dibilang tidak jauh berbeda dengan priaaman komoditas pertanian lainnya. Persiapan penanaman mulai dari pengolahan lahan, pembuatan dengan dan pencampuran tanah dengan pupuk kandang atau media tanam lainnya.  “ Lahan diolah mulai dari  membersihkan bekas tanaman lain, rumput-rumputan, dan gulma,” jelasnya. 

Suwondo menjelaskan, l ubang galian diberi pupuk kandang, kemudian dicangkul dan diaduk menjadi bedengan-bedengan. S etelah bedengan dibentuk , siap untuk ditanami bibit mawar.

B ibit okulasi yang sudah disiapkan ditanam dalam bedengan setiap bedengan , C ara menanamnya dengan melubangi permukaan media tanam berdiameter 8 cm , ke dalam sekitar 18 cm , dengan jarak antar lubang 20 cm dalam baris dan antar baris 30 cm .

Suwondo menjelaskan, menanam bibit usahakan mata tunas batang bawah tertutupi tanah beserta media tanam. Tunas yang baru tumbuh di luar bedengan agar memudahkan pembentukan arah dalam baris di bedengan, setelah bibit beserta medianya ditanam, media tanam sekeliling lubang tanam dipadatkan dengan cara ditimbun.

“Dari bibit sampai dengan stek kira-kira 1 tahun baru bisa panen, untuk perawatannya tangkai yang kecil atau dipotong, pemupukan dengan pupuk kandang dan kotoran ayam, hamanya berupa tutul dan trip,”tambahnya.

Bila sudah masuk usia panen, Suwondo mengaku bisa memanen bunga mawar setiap dua hari sekali. Dari sekitar 6000 pohon bunga mawar yang ditaman, Suwondo bisa memetik sekitar 1700 tangkai bunga mawar. “Harga bunga mawar per tangkai panjang Rp. 2.500, yang dibeli langsung oleh konsumen yang datang dari berbagai daerah seperti Malang Raya, Yogyakarta, Semarang, Bali bahkan hingga Jakarta,” ujarnya.

Reporter : Mochammad Soleman
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018