Monday, 23 May 2022


Mulyatno, Pensiunan Guru Yang Kini Sukses Beternak Bebek

28 Jan 2022, 17:04 WIBEditor : Herman

Mulyatno Peternak Bebek Grobokan

TABALOIDSINARTANI.COM, Grobogan --- Hingga saat ini, bisnis unggas masih menjadi bisnis yang menjanjikan untuk dijalankan. Banyak pelaku usaha yang terjun ke bisnis ini untuk meraup peluang pasar yang masih terbuka lebar. Salah satunya adalah Mulyatno, peternak bebek di Desa Saban Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Dari kandang di halaman rumahnya, Mulyatno bisa memanen 1.500 telur bebek setiap minggunya.

Beternak bebek sudah menjadi pilihan Mulyatno sejak masih aktif menjabat sebagai kepala sekolah di SDN 3 Saban, Grobogan. Walaupun dirintis dari usaha kecil-kecilan ditengah kesibukanya mengajar namun bebek bisa memberikan penghasilan yang lumayan.

Apalagi saat ini, setelah pensiun Mulyatno makin serius membesarkan usaha ternak bebeknya. Dari halaman belakang rumah yang disulap menjadi kandang bebek, Mulyatno mengaku bisa menghasilkan hingga 1.500 butir telur bebek setiap minggunya.

Hal tersebut dianggap sebagai hal yang luar biasa apalagi pencapaian tersebut diperoleh dimasa lalina seperti saat ini. Karena dimasa La Nina kondisi cuaca bisa membuat bebek mudah stress dan sulit untuk bertelur.  

“Dengan memberi makan yang teratur membuat bebek tidak mudah stress dan psikologinya tidak terganggu sehingga kualitas dan kuantitas telur tetap terjaga,” ungkapnya.

Beternak Bebek Ala Mulyatno

Untuk para pemula, Mulyatno memberikan rahasia membudidayakan bebek dengan baik dan benar sehingga kualitas dan kuantitas hasil telur tetap terjaga.

Pertama yang harus dilakukan adalah membuat analisa anggaran. Bagi seseorang yang memutuskan untuk menjalani bisnis ternak bebek petelur tentu membutuhkan biaya yang tak sedikit, sehingga perlu dicatat anggaran untuk ragam kebutuhan mulai dari bibit, kandang, pakan hingga perawatan.

Apabila anggaran sudah tersusun, langkah selanjutnya adalah mempersiapkan lahan untuk beternak. Pada umumnya bebek memerlukan lahan kering, bersih dan pencahayaan yang cukup. Selain itu, kapasitas bebek dengan jumlah lahan harus diperhatikan. Idealnya kandang bebek dengan ukuran 1 m x 2 m diisi oleh dua ekor bebek.

Pembuatan kandang juga merupakan salah satu unsur yang perlu diperhatikan.  Peternak harus tau apa saja yang disukai bebek, seperi kubangan air sebagai tempat bebek bermain air. Lalu bebek juga suka dengan tempat yang teduh atau tidak terkena terik matahari langsung, namun hal yang tidak kalah pentingnya adalah peternak harus memastikan bahwa kandang bebek harus cukup akan sinar matahari. Karena itu dalam membuat kandang bebek walaupun dengan bahan-bahan yang sederhana tetap harus memperhatikan hal-hal tersebut.

Setelah kandang, hal lain yang perlu menjadi perhatian adalah bibit bebek. Peternak harus memilih bibit bebek yang sehat dan memastikan bebek berasal dari bibit yang unggul agar bisa memberikan hasil yang maksimal. “Bibit bebek petelur umumnya dijual ketika masih kecil atau bahkan bebek yang sudah siap untuk bertelur. Variasi harga yang ditawarkan sangat beragam sesuai dengan kualitas dan juga jenis bebek,” jelasnya.

Demi mendapatkan kualitas telur yang baik, bebek perlu diberikan pakan yang sesuai. Pakan bebek harus dapat memenuhi keutuhan energi, mineral serta protein. Saat ini, pakan bebek sudah bisa didapatkan dengan mudah karena sudah banyak dijual dalam bentuk konsentrat.

Selain itu, bebek juga dapat diberikan pakan berbahan alami seperti biji-bijian, keong, limbah ayam, ikan, sayuran, serangga ataupun campuran lainnya.

Dan yang paling penting adalah proses perawatan bebek. Disini peternak harus melakukan perawatan secara berkala, karena pertumbuhan setiap bebek dapat berbeda antara satu dengan yang lainnya. 

Reporter : awan0993
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018