Thursday, 30 June 2022


Gerakkan UMKM Emak-emak, Pemerintah Beri Bantuan Komplit  

15 May 2022, 10:27 WIBEditor : Yulianto

Dirjen Hortikultura, Prihasto Setyanto saat berkunjung ke KWT | Sumber Foto:Humas Horti

TABLOIDSINARTANI.COM, Sragen---Peran ibu rumah tangga alias emak-emak dalam menambah penghasilan keluarga petani ternyata cukup siginifikan. Karena itu Kementerian Pertanian dalam dua tahun terakhir gencar memberikan fasilitasi bantuan kepada ratusan UMKM yang dikelola Kelompoka Wanita Tani (KWT).

UMKM yang sebagian besar mengelola pasca panen dan olahan pertanian dapat membantu mendongkrak ekonomi rumah tangga petani. Tak tanggung-tanggung, bantuan yang diberikan berupa paket bangunan bangsal pascapanen, peralatan pengolahan produk pertanian hingga bimbingan teknis dan pelatihan.

"Bapak Menteri Pertanian sangat concern dengan upaya peningkatan kesejahteraan petani hortikultura. Selain dukungan di sektor hulu, bantuan di hilirnya juga diberikan. Salah satunya berupa penumbuhkembangan UMKM hortikultura seperti ini," kata Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto, saat mengunjungi UMKM yang dikelola KWT Sasmito Tani di Kabupaten Sragen dan KWT Lestari Sejahtera di Kabupaten Semarang.

Bantuan untuk UMKM hortikultura dikemas dalam paket komplit yang terdiri dari bangunan bangsal pascapanen standar, peralatan pengolahan seperti vacuum dryer, bimtek hingga fasilitasi promosi dan digitalisasi pemasaran.

Prihasto mengapresiasi keuletan pengurus dan anggota KWT tersebut dalam memanfatkan bantuan yang diberikan. Apalagi mereka mampu mengolah hasil-hasil produksi pertanian dari lahan sekitar menjadi produk berkualitas.

 "Terbukti melalui tangan-tangan terampil ibu-ibu KWT, bisa dihasilkan aneka produk olahan hasil pertanian yang berkualitas dan punya nilai tambah, ada keripik pisang, nangka, singkong, jamur dan aneka olahan herbal," kata Prihasto.

Terkait pemasaran, pihaknya mendorong pemanfaatan jaringan Toko Pasar Tani Indonesia yang sejak April 2022 pengelolaannya dilaksanakan oleh Ditjen Hortikultura. "Silakan dimanfatkan fasilitas Toko Tani yang ada di setiap daerah untuk membantu pemasaran produk UMKM ini. Kami siap memfasilitasi," katanya.

Ketua KWT Sasmito Tani Bendo-Sragen, Rini mengaku senang dengan kegiatan UMKM yang kini sedang digelutinya bersama anggota. Terlebih sejak ada dukungan dari Kementan berupa bangunan pascapanen dan peralatan pengolahan, produk kami jadi makin beragam. “Hasilnya lumayan untuk menambah penghasilan keluarga," ucapnya senang.

Senada, Ketua KWT Lestari Sejahtera Polosiri - Bawen, Tetya bersyukur usaha kelompok kini semakin berkembang berkat dukungan Kementan.  Pihaknya kini sudah mampu menghasilkan aneka produk olahan herbal seperti kunyit, jahe, kencur, temulawak, sereh dan sebagainya. Kemasannya sudah bagus dan higienis. “Kegiatan ini sangat membantu ibu-ibu anggota di sini," katanya.

Reporter : julian
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018