Wednesday, 23 September 2020


Tiru Yuk Di Rumah ! Tiga Cara Mudah Tes Kesegaran Telur

19 Mar 2019, 15:05 WIBEditor : Gesha

Banyak cara yang bisa dilakukan di rumah untuk mengecek kesegaran telur | Sumber Foto:ISTIMEWA

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Pontianak --- Telur adalah salah satu sumber protein hewani yang memilik rasa yang lezat, mudah dicerna, dan bergizi tinggi. Namun jika salah disimpan, kerusakan telur dan gizi yang terkandungnya tidak bisa terhindarkan. Lantas harus bagaimana ya?

Umumnya telur akan mengalami kerusakan setelah disimpan lebih dari 2 minggu di ruang terbuka. Kerusakkan tersebut meliputi kerusakan yang nampak dari luar dan kerusakan yang baru dapat diketahui setelah telur pecah. Kerusakan pertama berupa kerusakan alami (pecah, retak).

Kerusakan lain adalah akibat udara dalam isi telur keluar sehingga derajat keasaman naik. Sebab lain adalah karena keluarnya uap air dari dalam telur yang membuat berat telur turun serta putih telur encer sehingga kesegaran telur merosot.

Kerusakan telur dapat pula disebabkan oleh masuknya mikroba ke dalam telur, yang terjadi ketika telur masih berada dalam tubuh induknya. Kerusakan telur terutama disebabkan oleh kotoran yang menempel pada kulit telur.

Cara mengatasi dengan pencucian telur sebenarnya hanya akan mempercepat kerusakan. Jadi pada umumnya telur yang kotor akan lebih awet daripada yang telah dicuci. Penurunan mutu telur sangat dipengaruhi oleh suhu penyimpanan dan kelembaban ruang penyimpanan.

Untuk mengetahui kondisi telur retak atau tidak, dengan mengamati ada atau tidaknya garis putih pada permukaan kulit telur. Bila ada garis putih, maka menunjukkan bahwa telur tersebut retak.

Sedangkan untuk mengetahui tingkat kesegaran telur, Anda bisa melakukannya dengan tiga cara mudah dan bisa dilakukan sendiri di rumah. 

A. Menggunakan Gelas

Sediakan gelas transparan dengan dasar gelas bergaris tengah agak lebar. Isilah gelas dengan air secukupnya. Masukkan telur ke dalamnya, amati posisi telur setelah sampai di dasar.

Bila posisi telur terbaring sempurna di dasar gelas (tenggelam), maka menunjukkan bahwa usia telur sangat baru.

Bila sebagian telur berdiri (melayang), menunjukkan telur sudah agak lama (diperkirakan umur satu minggu.

Bila telur berdiri tegak (mengapung), menunjukkan umur telur sudah lama (antara 2 - 3 minggu)

 

B.  Meneropong Dengan Sinar Matahari/Lampu

Selain dengan cara diatas, untuk mengetahui kesegaran telur dapat juga dilakukan dengan cara meneropong menggunakan sinar matahari atau lampu.

Peneropongan ini juga dapat membedakan telur retak atau telur yang mengandung bahan lain di bagian dalam, seperti noda yang menyerupai darah. Teknik meneropong telur dengan menggunakan lampu.

Untuk meneropong telur, maka bagian ujung telur yang lebih besar ditempelkan pada lampu, karena rongga udara telur terletak pada bagian tersebut.

Pada saat meneropong telur akan terlihat bagian dari: rongga udara telur, putih telur dan kuning telurnya.

 

C. Memecahkan Telur

Usia telur juga bisa dilihat bila kita memecahkan telur di atas piring. Telur yang masih baru, bila dipecahkan, bagian putihnya terlihat masih kental 

Telur dengan usia satu minggu, bagian putihnya lebih melebar. Sedangkan telur berusia 2 - 3 minggu bagian putihnya jauh lebih luas lagi, karena makin tua usia telur makin encer.

Reporter : Jhon David (BPTP Kalbar)
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018