Minggu, 18 Agustus 2019


Habis Pegang Kambing, Ayo Cuci Tangan !

26 Jul 2019, 15:00 WIBEditor : GESHA

Setelah memegang hewan, anak-anak harus dibiasakan mencuci tangan dengan benar | Sumber Foto:ISTIMEWA

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Idul Adha akan tiba beberapa hari mendatang. Anak-anak senang karena bisa main untuk memberi makan atau sekedar memegang bulu kambing di kandang sementara.

"Anak-anak boleh elus-elus kambing, tapi orangtua harus mengingatkan mereka untuk langsung cuci tangan setelahnya. Cuci tangan bersih dengan sabun," tutur Dokter Umum dari Alodokter.com, dr. Kevin Adrian.

Meskipun terdengar sepele, cuci tangan sangat penting agar kuman yang ada di tangan si kecil hilang. "Ada berbagai penyakit mulai dari ringan sampai berbahaya yang bisa menular melalui sentuhan. Bermain, berinteraksi dengan teman bahkan hewan bisa menjadi perantara bakteri maupun virus tanpa anak bisa menyadari," beber dr. Kevin.

Hanya dengan menyentuh mata, hidung dan mulut dengan tangan yang tidak dicuci, anak bisa langsung terinfeksi kuman tersebut. Karenanya, cuci tangan sangat penting dan menjadi perlindungan pertama bagi tubuh.

Meskipun ternak untuk kurban sudah dipastikan sehat oleh dokter hewan, tetapi kambing maupun domba menjadi salah satu perantara penyakit zoonosis (penularan penyakit dari hewan ke manusia) yang terdekat.

Balai Penelitian Veteriner pernah mengeluarkan jurnal ilmiah mengenai beberapa penyakit utama yang sering ditemukan pada ruminansia kecil, salah satunya adalah virus orf .Virus ini menyerang pada kulit terutama daerah mulut. Virus tersebut juga bersifat zoonosis dan menyebabkan lepuh pada kulit manusia.

Paling sering ditemukan adalah scabies pada kambing dan domba. Penyakit ini terjadi akibat kebersihan ternak dan lingkungan kurang terjaga. Penyakit ini juga bukan hanya bisa menular ke sesama ternak tetapi juga dari ternak ke manusia (tergolong zoonosis). Beberapa bagian tubuh kambing bisa terserang seperti telinga, tumit, sela paha dan bagian ambing.

Jika manusia tertular scabies ini, gejala yang ditimbulkan adalah gatal-gatal terutama pada malam hari di jari tangan, pergelangan tangan bagian dalam, siku bagian luar, lipatan ketiak depan, pusar, daerah pantat, alat kelamin pada bagian luar (untuk pria) dan aerola pada wanita. Untuk bayi, bisa menyerang telapak tangan dan telapak kaki.

Cara Cuci Tangan

Lalu, bagaimana cara mencuci tangan yang benar?dr. Kevin menuturkan mencuci tangan terbaik adalah dengan menggunakan sabun, daripada hanya menggunakan air saja. Setidaknya, dibutuhkan minimal 20 detik untuk mencuci tangan Anda hingga bersih dan efektif.

Segala jenis sabun dapat digunakan untuk mencuci tangan, baik sabun mandi, sabun biasa, sabun antiseptik, atau pun sabun cair. Namun, sabun antibakteri atau antiseptik cenderung lebih sering digunakan karena sabun antibakteri  dapat membunuh kuman dengan baik. Intinya, untuk membasmi kuman saat mencuci tangan, Anda perlu mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun.

Berikut ini cara mencuci tangan benar yang disarankan oleh Kementerian Kesehatan :

1. Buka keran air dan basahi kedua tangan Anda.

2. Gunakan sabun secukupnya dan oleskan ke kedua tangan Anda hingga menutupi seluruh permukaan tangan.

3. Gosokkan kedua telapak tangan Anda secara bergantian.

4. Jangan lupa untuk menggosok area di antara jari-jari tangan dan juga punggung tangan Anda hingga bersih.

5. Bersihkan pula ujung jari Anda secara bergantian dengan mengatupkannya.

6. Bersihkan kedua ibu jari tangan secara bergantian dengan menggenggam dan memutar ibu jari secara bergantian.

7.Lalu, letakkan ujung jari-jari Anda ke telapak tangan, kemudian gosok perlahan. Lakukan secara bergantian dengan tangan lainnya.

8. Setelah itu, bilas kedua tangan dengan air yang mengalir.

9. Segera keringkan kedua tangan Anda menggunakan handuk atau tisu kering yang bersih.

10. Gunakan handuk atau tisu tersebut untuk menutup keran air. Dan selesailah langkah mudah mencuci tangan dengan sabun yang bisa Anda lakukan di mana pun.

 

Reporter : NATTASYA
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018