
Bimtek di Bone
TABLOIDSINARTANI.COM, Bone --- Provinsi Sulawesi Selatan ternyata potensial untuk pengembangan komoditas hortikultura seperti Pisang. Kabupaten Bone menjadi salah satu titik pengembangannya. Karena itu, Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Teknologi Budidaya, Perbanyakan Benih, dan Pengelolaan Pascapanen Pisang yang diselenggarakan di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Jumat (10/12).
"Kegiatan bimtek ini sudah dirancang sebelumnya, sebagai bentuk pemberdayaan dan peningkatan wawasan petani mengenai teknologi budidaya, dan pengelolaan pasca panen pisang," sebut Kepala Puslitbang Hortikultura Dr. Ir. Muhammad Taufiq Ratule, M.Si mengawali Bimtek.
Taufiq juga menyebutkan Kementerian Pertanian melalui Puslitbang Hortikultura telah mendiseminasikan benih bisang dan telah didistribusi ke 6 BPP. Selain memberikan bantuan benih, Kementan juga senantiasa membantu sarana produksi dan sarana pengolahan pascapanen.
Bimtek diikuti oleh petani di wilayah 7 Kecamatan Kabupaten Bone dan masyarakat sekitar. Hadir pada kesempatan tersebut dari unsur Pemerintah Daerah Kabupaten Bone, Dinas Pertanian Bone, Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Selatan, dan Kepala BPTP Sulawesi Selatan.
Kepala Bidang Hortikultura, Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Selatan, Ir. Hj Nurwanti Syam M.Si menyampaikan bahwa potensi pengembangan pisang di Kab. Bone sangat besar dan cukup luas. Oleh karena itu, Dinas sangat berharap kepada semua peserta, melalui bimtek ini peserta mampu menerapkan teknologi budidaya, perbanyakan dan pengolahan pascapanen komoditas pisang.
Bupati Bone yang diwakili Sekretaris Daerah, Drs. Andi Islamuddin menyampaikan bahwa Sulawesi Selatan memiliki potensi besar dalam pengembangan hirtikultura, karena didukung kondisi agroklimat yang cocok. Salah satu komoditas yang sangat cocok dikembangkan adalah Pisang karena dapat diusahakan diberbagai ekosistem.
"Pemerintah Daerah Bone menargetkan terbangunnya Kawasan yang Berdaya Saing sebagai upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat serta pemwnuhan kebutuhan eksport. Untuk itu diperlukan dukungan SDM Petugas dan Petani Pisang melalui Bimtek Pisang ini, " harapnya.