Monday, 23 May 2022


Selain Vaksinasi, Siapkan ini untuk Masa Brooding Unggas

01 Nov 2021, 12:29 WIB

Masa Brooding ayam | Sumber Foto:ISTIMEWA

TABLOIDSINARTANI.COM, Papua --- Berbagai cara dilakukan agar peternak mampu meningkatkan produktivitas ternak mereka. Selain vaksinasi, ternyata ada beberapa tahapan yang harus dipahami peternak. Terutama saat masa broodingSeperti apa?

Dalam beternak unggas khususnya ayam, berbagai fase pertumbuhan harus dipahami peternak. Salah satunya masa brooding , yaitu masa dimana anak ayam masih butuh indukan atau butuh penghangat buatan  sampai umur tertentu yaitu sampai anak ayam bisa menyesuaikan sendiri dengan suhu lingkungannya.

Masa brooding merupakan  salah satu periode kehidupan ayam dan menjadi pondasi awal bagi kehidupan maupun produktivitas  ayam pada fase berikutnya. Keberhasilan  pada fase  brooding ini akan diikuti oleh fase  berikutnya sehingga memudahkan peternak untuk memperoleh keuntungan yang optimal. Sebaliknya, kegagalan pada fase brooding akan menyebabkan kegagalan fase berikutnya sehingga menyebabkan produktivitasnya turun, hal ini karena potensi genetik ayam tidak dapat muncul secara optimal.

Di masa ini juga vaksinasi menjadi penting bagi unggas. Namun tidak seperti diwilayah lain, penjualan vaksin di Manokwari, Papua Barat dapat dibilang sulit diperoleh. Siswanto, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manokwari yang memiliki hobi beternak ayam merasa sulit mencari vaksin di Manokwari dan dirinya merasa perlu memberikan vasksin pada ayam-ayam peliharaannya mengingat banyaknya ayam yang mendadak mengalami kematian.

Praktisi Perunggasan Indonesia, Roni Fadhillah menyebutkan vaksinasi itu program ke-4 yang perlu dijalankan. Karenanya, selain vaksin perlu diperhatikan juga Manajemen saat masa Brooding. Pentingnya masa brooding ini mengingat masa ini adalah masa tumbuh kembang ayam broiler.

Roni menjelaskan, tiga hingga lima hari pertama merupakan periode kritis anak ayam karena pada masa ini DOC beradaptasi dengan lingkungannya.  Di masa ini lah pentingnya melakukan pengecekan suhu secara berkala. Selain suhu, manajemen litter atau alas kandang perlu diperhatiakan.  Litter yang bersih, kering, dan tidak terkontaminasi oleh jamur mendukung tumbuh kembang anak ayam. 

"Abai dalam manajemen litter berdampak negatif pada anak ayam, seperti iritasi membran mucosa mata, saluran pernafasan mydah terinfeksi bakteri, ayam mengalami hipoksia, nafsu makan terganggu, hingga terjadinya gangguan metabolisme," tegasnya.

Jika manajemen brooding, manajemen litter telah terpenuhi, faktor selanjutnya adalah kontrol pemberian pakan.  Jenis pakan, kandungan nutrisi yang terkandung, dan jumlah pemberian menjadi faktor penentu performa ayam broiler saat panen.  Setelah kesemuanya terpenuhi dengan baik, barulah pentingnya peran vitamin, vaksinasi, ataupun tambahan lainnya.  

Roni pun kembali menegaskan peran pemberian air minum yang sangat penting jika menginginkan hasil yang optimal pada masa pemeliharaan.  Oleh karenanya, jika disatu wilayah sulit untuk memperoleh vaksin, tidak perlu khawatir.  Asalkan manajemen pemeliharaan dijalankan sesuai dengan prosedur yang ada.

Reporter : Nsd
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018