Minggu, 18 Agustus 2019


Cari Hewan Kurban Sehat dan Halal ke BHQ Saja !

06 Agu 2019, 11:59 WIBEditor : Gesha

Dengana adanya BHQ, masyarakat mendapatkan kepastian hewan kurban yang sehat dan halal | Sumber Foto:NATTASYA

 


TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor --- Hari Raya Idul Adha sebentar lagi, bagi Anda yang tinggal di Kota Bogor dan belum membeli hewan kurban, bisa membelinya di Bursa Hewan Qurban (BHQ) di Bogor sejak 1-11 Agustus 2019.

"Kita gelar BHQ ini sudah rutin sejak tahun 2000 dan mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Bogor," ungkap Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan (Puslitbangnak), Atien Priyanti ketika membuka BHQ ke 20 di Puslitbangnak, Bogor, Selasa (6/8)

Lebih lanjut Atien menuturkan BHQ juga menjadi fungsi sosial dari Badan Litbang Pertanian yang memfasilitasi tempat penjualan hewan kurban yang layak bagi masyarakat. Selain itu BHQ juga memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan ternak serta memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam penyediaan hewan qurban yang memenuhi syarat syariat agama Islam yaitu aman, sehat, utuh (tidak cacat) dan cukup umur.

Termasuk sebagai upaya pembinaan kepada masyarakat baik peternak maupun konsumen, tentang standarisasi hewan qurban yang telah ditetapkan Kementerian Pertanian dengan prinsip ASUH (aman, sehat, utuh dan halal).

"Dalam BHQ, segala syariat Islam itu diperhatikan. Semua hewan yang dibeli di BHQ sudah diperiksa oleh para dokter hewan yang terhimpun dalam Tim Kesehatan Hewan (Keswan) dari Badan Litbang Pertanian dan Dinas Pertanian Kota Bogor," beber Kepala Balitbangtan, Fadjry Djufri yang hadir membuka BHQ 2019.

Termasuk diperiksanya setiap hewan qurban yang harud dilengkapi dengan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari daerah asal. Selama masa penjualan, hewan ternak qurban yang sakit akan dipisahkan dari ternak yang sehat dan dirawat oleh Tim Kesehatan Hewan BHQ.

Tahun ini, BHQ diikuti oleh 14 peternak/penjual (sapi, domba dan kambing) yang berasal dari Jawa Barat (Bogor, Cianjur dan Sukabumi), Jawa Tengah (Boyolali), serta Jawa Timur (Lumajang) dengan jumlah lapak sebanyak 22 serta jumlah hewan qurban sekitar 200 ekor sapi dan 300 ekor kambing/domba.

Harga yang dijual di BHQ 2019 juga jauh lebih kompetitif dibandingkan dengan harga hewan kurban di pinggir jalan, ditambah dengan keamanan dan kepastian kesehatan hewan kurban sehingga masyarakat lebih aman, sehat, utuh dan halal dalam mengkonsumsi daging kurban.

Model Penjualan

Wakil Walikota Bogor, Dede A Rachim mengapresiasi adanya BHQ ini di Kota Bogor. "Sangat terbantu (dengan BHQ), terutama ketertiban dari penjual hewan kurban yang dulu-dulu mungkin tersebar karena dan memanfaatkan badan jalan atau trotoar dengan adanya bursa hewan kurban ini kan bisa tersentralisasi," tuturnya ketika mendampingi Kepala Balitbangtan melihat langsung aneka domba, kambing dan sapi di BHQ 2019.

Mengenai model bursa hewan, Dede menuturkan BHQ bisa menjadi model penjualan hewan kurban yang layak ditiru oleh Kota Bogor ke depannya. "Mungkin kalau di Kota, sudah ada BHQ ini. Nanti bisa kita bikin serupa ini tapi di Kecamatan, sehingga hewan kurban lebih terjamin kesehatannya dan juga lingkungan tetap terjaga," tuturnya.

Pemkot Bogor juga berharap jika ada pelatihan bagi Juru Sembelih Halal (Juleha) dari Balitbangtan untuk bimbingan teknisnya bagi tukang jagal hewan kurban. "Bisa kita kolaborasikan juga dengan meminimalkan penggunaan plastik kantong hitam untuk daging kurban. Bisa diganti dengan besek, daun pisang bahkan daun jati yang lebih ramah lingkungan," tuturnya.

Reporter : Nattasya
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018