Sabtu, 25 Mei 2019


Petani Lamongan Dapat Berkah Panen Jagung 400 Ha

06 Peb 2019, 20:50 WIBEditor : Gesha

Petani Dapat Berkah Dari Panen Jagung | Sumber Foto:KEMENTAN

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Lamongan --- Awal Februari 2019 petani di sejumlah daerah mulai panen jagung. Salah satunya adalah petani di Desa Mojorejo, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur (Jatim), mulai panen jagung di lahan seluas 400 ha, Rabu (6/2).

Menteri Pertanian Amran Sulaiman pun berkesempatan datang melihat langsung panen bahkan menyebut panen jagung di awal Februari tahun ini merupakan berkah bagi petani.

"Kata petani harga jagung pipilan basah Rp 3.500/kg. Sedangkan untuk jagung pipilan kering Rp 6.000/kg. Kata petani, dengan harga tersebut petani merasa diuntungkan," papar Amran.

Melihat harga yang tengah bagus, Menteri Amran mengajak Bulog untuk menyerap jagung petani di musim panen raya tahun ini.

"Agar petani jangan sampai rugi dan peternak tetap diuntungkan," kata Amran Sulaiman saat panen jagung.

Sentra jagung di Lamongan sangat prospektif untuk dikembangkan. Sebab, sudah banyak petani di Lamongan saat ini tanam jagung. Bahkan, ada sejumlah petani yang tanam jagung di pematang.

"Ini membuktikan kalau tanam jagung itu sangat menguntungkan petani. Tak hanya petani Lamongan saja yang giat tanam jagung. Bahkan , petani Jateng  tanam jagung di sekitar pusara dan sejumlah petani di Gorontalo tanam jagung di lereng gunung," jelas Menteri Amran.

Dirinya juga mengatakan, banyaknya petani yang tanam jagung bukan hanya karena menguntungkan. Namun, karena adanya kebijakan tepat yang dilakukan selama ini.

"Pemerintah harus hadir di tengah-tengah petani. Karena itu kami memberi bantuan benih ke petani," ujarnya.

Selain bantuan benih, pemerintah juga  membuat kebijakan tentang harga pembelian pemerintah (HPP) jagung Rp 3.150/kg.

HPP ini diharapkan bisa memberi jaminan petani agar harga jagung tak jatuh ketika musim panen tiba.

Masih Ada Panen

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Lamongan, Hj.Kartika Hidayati mengatakan hal yang senada. Menurut Kartika, Kabupaten Lamongan merupakan sentra jagung di Jatim. "Produksi jagung di Lamongan rata-rata 600.000 ton/tahun," ujarnya.

Saat ini harga jagung di tingkat petani cukup bagus. Jagung pipilan kering Rp 6.000/kg.  "Jagung yang ditanam petani di sini produktivitasnya juga cukup bagus, rata-rata 8-9 ton/ha," kata Kartika.

Menurut Kartika, total lahan jagung di Lamongan seluas 21 ribu ha.

"Saat ini yang sudah mulai panen seluas 400 ha. Dari total luasan lahan jagung tersebut kurun 1-2 bulan ke depan masih ada potensi panen seluas 11 ribu ha," kata Kartika.

Reporter : Indarto
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018