Kamis, 18 Juli 2019


Pengering Ultra Violet: Tanpa Mesin, Gabah Tetap Kering Meski Musim Hujan

08 Apr 2019, 16:31 WIBEditor : Ahmad Soim

Dryer UV | Sumber Foto:Ahmad Soim

 

TABLOIDSINARTANI.COM – Suhu ruangan tetap terasa panas, meski sedang terjadi hujan. “Ruangan ini tanpa menggunakan mesin apapun, hanya menggunakan plastik UV,” kata Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalimantan Timur H Ibrahim kepada Sinar Tani di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kaltim (2/4). 

 

Rumah yang mirip dengan greenhouse (rumah kaca) ini adalah bantuan dari Kementerian Pertanian pada tahun anggaran 2018. Rumah pengering UV ini berukuran sekitar 8 x 20 meter. Mampu mengeringkan gabah 3-5 ton dalam waktu 2-3 hari. Ketebalan gabah yang dijemur dalam rumah ini  5 cm.

 

Rudiansah Ketua Gapokta/Poktan Pandan Raya Kelurahan Mangkurawang Kecamatan Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara mengatakan dengan alat jemur ini petani bisa mengatasi kualitas gabah meski hujan.

 

“Kami akan mengelola bantuan ini dengan baik. Akan kita rapatkan dengan anggota untuk menentukan ongkos atau jasa pengeringan gabah di rumah dryer ini,” katanya kepada Sinar Tani.   

 

 UV dryer ini merupakan sebuah teknologi baru untuk pengeringan hasil panen. Bisa dipakai untuk berbagai komoditas pertanian, tergantung saat itu sedang panen apa. Dengan UV dryer ini proses pengeringan bisa dilakukan cepat sehingga hasil panen bisa terjaga kualitasnya.

 

Bangunan rumah dryer UV ini masih relative mahal.  Untuk pembuatan satu titik UV dryer diperlukan dana sekitar Rp 200 juta.

Reporter : Som
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018