Thursday, 22 October 2026


Kece ! Kemasan Gapoktan Ini Gak Kalah Sama Pabrikan

24 Apr 2019, 14:48 WIBEditor : Gesha

Kemasan yang sudah dihasilkan oleh RSK Bengkulu

Kapasitas produksi dalam sehari baru mencapai 5 ribu kemasan, jika permintaan sampai mencapai 10 - 20 ribu, gapoktan harus memesan ke luar kota hingga Palembang.

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Bengkulu --- Pengemasan merupakan proses penanganan produk sebelum akhirnya sampai ke tangan konsumen. Tapi sekarang kemasan dari Rumah Kemasan Gapoktan ini tidak kalah dengan buatan pabrik.

Rumah Sentra Kemasan (RSK) Bengkulu merupakan suatu wadah serta media untuk para pelaku usaha untuk mendapatkan pelayanan desain. Fokusnya adalah untuk mendapat kemasan menarik, layak mutu dan keamanan pangan, harga terjangkau serta meningkatkan nilai tambah dan daya saing.  

Rumah kemas ini tergabung dalam Gapoktan Karya dan merupakan bantuan fasilitasi dari Ditjen Hortikultura pada 2014 lalu. Lokasinya beralamat di Komplek Dinas Pertanian Kota Bengkulu, Jl. Irian Km. 6,5 Semarang – Kota Bengkulu.

 

"Rumah sentra kemas ini berdiri pada 2008, beranggotakan 64 orang dari lima kelompok tani. Kegiatannya meliputi pelatihan, seminar, pengenalan kemasan dan pembuatan kemasan," tutur Ketua Gapoktan Karya sekaligus Ketua UP3HH, Laidar.

Kemasannya berupa digital maupun kemasan fisik seperti kemasan botol sirup Jeruk Kalamansi, kemasan bubuk kopi, kemasan roti dan produk lainnya.

Manajer Operasional RSK Bengkulu, Azwar Anas mengatakan kapasitas produksi dalam sehari baru mencapai 5 ribu kemasan, jika permintaan sampai mencapai 10 - 20 ribu, gapoktan harus memesan ke luar kota hingga Palembang. Menurutnya, tantangan ke depan adalah meningkatkan skala usaha seiring dengan permintaan dari konsumen untuk membuat kemasan dalam jumlah besar.

"Salah satu usaha yang dapat dilakukan adalah menyediakan alat dalam kapasitas besar. Tantangan lainnya adalah dengan memperluas jaringan pemasaran  yang telah ada. Saat ini promosi dilakukan melalui media sosial seperti facebook, instagram dan youtube," tambah Azwar Anas. 

Gapoktan Karya juga optimis dapat melakukan pengembangan produk olahan dari Bengkulu selain peningkatan kemasan produk. Hal ini menjadi perhatian pemerintah.

"Semoga Rumah Sentra Kemasan dapat terus membuat inovasi - inovasi baru untuk pengembangan kemasan dan produk olahan agar dapat bersaing di pasar dalam maupun luar negeri kelak," ujar Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian, Yasid Taufik.

Reporter : Henni Kristina Tarigan
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018