Friday, 30 October 2026


Sssst..Ini Point Pentingnya Kerjasama Pertanian Indonesia-Argentina

08 May 2019, 19:03 WIBEditor : Gesha

Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Wakil Presiden Argentina meneken kerjasama bidang pertanian di Kantor Kementerian Pertanian di Jakarta

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta ---- Wakil Presiden Argentina, Gabriela Michetti berkunjung ke Indonesia. Disela-sela kunjungannya, dia menyempatkan bertemu dengan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Rabu (8/5).

Hasil pertemuan ini, ada beberapa point yang dihasilkan. Point pertama adalah Indonesia menawarkan beberapa komoditi pertanian asal Indonesia untuk dapat masuk ke pasar Argentina.

"Kita tawarkan manggis, nanas, pisang, salak, kopi, lada dan sarang burung walet untuk dapat masuk pasar Argentina," kata Amran saat Konferensi Pers di Jakarta, rabu (8/50).

Selama ini, produk-produk pertanian dari Indonesia yang masuk ke Argentina selama ini transit dulu di Singapura atau Malaysia, sehingga yang punya brand-nya adalah kedua negera tersebut.

Amran meminta ke Argentina untuk melakukan ekspor langsung tanpa adanya transit dahulu di negara lain. “Jadi produk kita direct langsung ke Argentina dan beliau (Wapres Argentina) menyetujuinya dan segera akan diproses,” terang Amran.

Point dua, Argentina menawarkan daging sapi asal negaranya untuk Indonesia dengan harga yang cukup murah.

Amran mengatakan untuk impor daging sapi ini perlu dikaji lagi karena daging sapi yang masuk ke Indonesia harus memenuhi 3 syarat utama, yaitu: bebas penyakit mulut dan kuku, halal dan harganya murah.

"Tiga persyaratan ini menurut pihak Argentina dapat dipenuhi. Untuk harga, katanya dari Argentina cukup murah. Per kilonya sekitar 3 USD untuk daging sapi medium. Yang jelas kesepakatan kita (Indonesia-Argentina) untuk perluasan pasar ya dengan ekspor-impor," terang Amran.

Point ketiga, pertukaran pengalaman pertanian antar kedua negara. Amran mmenceritakan awalnya Argentina menawarkan jagung asal negaranya, tetapi Indonesia mengatakan bahwa jagung sudah swasembada bahkan sudah ekspor.

Pihak dari Argentina cukup kaget dan menawarkan kerjasama pertukaran pengalaman mengenai pertanian, khususnya untuk jagung ini.

“Kita cerita ke mereka kenapa kita berhasil ya dengan teknologi, terutama masalah pengairan. Makanya kita adakan pertukaran pengalaman dengan mereka, khususnya di masalah pengairan yang meliputi irigasi, embung, dam besar dan masih banyak lainnya,” jelas Amran.

 

Point keempat, menawarkan investasi di alat dan mesin pertanian (alsintan). Indonesia menawarkan Argentina untuk berinvestasi alsintan.

“Jadi investasi khusus alsintan. Nanti invetasinya lebih ke mesin dryer dan ini sudah uji coba di Jawa Tengah. Yang jelas kalau mereka mau berinvestasi, akan kami kawal secara khusus,” pungkas Amran

Reporter : Clara
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018