Wednesday, 21 October 2026


Deli Serdang Siap Bangun Korporasi dari Kolaborasi Kelompok Tani

29 Jun 2021, 16:46 WIBEditor : Ahmad Soim

Deli serdang siap bangun korporasi petani

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Deli Serdang -- Kelompok Tani yang dibentuk masyarakat ada yang difasilitasi pemerintah ada juga yang dibentuk untuk kepentingan menggarap tanah perkebunan yang telah berakhir masa HGU-nya.

“Untuk Kelompok Tani yang untuk menggarap lahan bekas HGU  umumnya tidak terdaftar di Kementerian Pertanian tetapi terdaftar di Kementrian Hukum dan HAM,” kata  Suparno dan Darma Bakti Siregar dari Kelompok Maju Bersama di Posko Desa Sidodadi Kec Batang Kuis Kab Deli Serdang, Sabtu (26/6/2021).

Mereka menanyakan apakah Kelompok Taninya mempunyai hak yang sama dengan Kelompok Tani yang difasilitasi pemerintah. 

 Kabid Penyuluhan Deli Serdang Marakayo Lubis SP menyampaikan bahwa Kelompok Tani  yang lahannya berupa tanah garapan belum dapat difasilitasi tetapi bisa diakomodir bila ikut melebur dengan kelompok tani yang sudah.

Menurutnya pada prinsipnya  pembentukan Korporasi Petani adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dari program seluruh kementrian yang secara bersama sama membuat deregulasi /peraturan  yang mendukung untuk kepentingan petani dan mempersiapkan suksesnya Swasembada pangan berkelanjutan.

BACA JUGA:

Untuk membuat BUMP (Badan Usaha Milik Petani) yang disebut Korporasi perlu melibatkan semua lintas sektor yang sebagai leading sektor adalah Kementerian Pertanian yang basisnya membina kelompok tani. Sedangkan kementrian lainnya mengambil peran dan fungsi sesuai alur usahanya petani. Untuk Bappenas misalnya bisa sebagai perancang arah pembangunan swasembada pangan berkelanjutan.

Kementerian Desa dengan gerakan BUMDES Badan Usaha Milik Desa bisa mengikut sertakan modal dana desa misalkan setiap tahun Rp 300 juta, selama lima tahun Rp 1,5 M.

Kementrian Koperasi dan Deperindag bisa ikut mengatur sistim pengelolaan atau manajemen  dan lalulintas perdagangan/pemasaran. Perbankan pengaturan uang dan sekaligus memberikan pinjaman lunak kepada petani.

Di lingkungan desa, bisa  direkrut pemuda, mahasiswa dan sarjana yang menggerakkan perekonomian desa, sehingga akan lahir pemuda tani melinial berkesinambungan.

 -----

Sahabat Setia SINAR TANI bisa berlangganan Tabloid SINAR TANI dengan KLIK:  LANGGANAN TABLOID SINAR TANI. Atau versi elektronik (e-paper Tabloid Sinar Tani) dengan klik: myedisi.com/sinartani/  

 

Reporter : RE Gultom
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018