Senin, 22 Juli 2019


Ikan Botana Biru dari Aceh Paling Banyak Dicari

06 Jan 2019, 10:52 WIBEditor : Gesha

Ikan Botana Biru dari Aceh paling banyak dicari oleh penggemar ikan hias laut | Sumber Foto:Fathani Aqua Marine

Di CV Fathani Laut, ikan botana biru Aceh ini dijual dengan harga Rp28 ribu hingga Rp37 ribu per ekornya (menurut ukuran). Permintaan paling banyak berasal dari Denpasar, Bali (80 persen) dan sisanya ke Jakarta, Surabaya, dan Medan.

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Banda Aceh --- Meskipun ikan botana biru bisa diperoleh dengan mudah di beberapa toko akuarium, ternyata ikan botana biru Aceh menjadi satu-satunya ikan botana biru yang paling banyak dicari reefer. Hal ini dikarenakan warna biru dari ikan botana ini lebih cerah dibandingkan dengan ikan botana dari daerah lainnya.

Ini diakui oleh salah seorang pengusaha ikan hias di Kota Banda Aceh, Bahrul Halim. Di farm CV Fathani Laut miliknya, kata pria yang telah berkutat sekitar 13 tahun dengan bisnis ikan hias ini, Botana Biru paling dominan dipesan, ketimbang jenis ikan hias lainnya.

“Ada 20 hingga 30 jenis ikan hias di tempat usaha saya ini. Jenis Botana Biru Aceh permintaannya yang paling dominan. Sebab jenis ini kualitasnya lebih bagus dari daerah lain. Karena memiliki warna biru lebih cerah yang nilai ekonomisnya lebih lumayan,” jelas laki-laki yang dulunya pengusaha udang windu dan pada tahun 2000 beralih ke ikan hias.

Di CV Fathani Laut, ikan botana biru Aceh ini dijual dengan harga Rp28 ribu hingga Rp37 ribu per ekornya (menurut ukuran). Permintaan paling banyak berasal dari Denpasar, Bali (80 persen) dan sisanya ke Jakarta, Surabaya, dan Medan.

Ikan Botana Biru Aceh ini ia dapatkan dari 30 nelayan binaannya yang tersebar perairan Aceh Besar (Pulo Aceh dan Krueng Raya) dan Kota Sabang.

“Begitu ikan hias saya dapatkan dan beli dari nelayan binaan, ikan-ikan ini saya masukan ke dalam aquarium timba. Satu ikan satu timba. Masing-masing timba memiliki satu titik angin (blower). Jadi ada sekitar 300 aquarium timba buatan saya di farm ukuran 10×15 meter ini,” jelasnya lagi.

Beberapa jam sebelum pengiriman ke luar kota, ikan-ikan hias yang sudah di karantina itu baru di-packing ke plastik dengan air laut yang sudah didinginkan dengan suhu tertentu dan kemudian diberi oksigen.

Spesies ikan hias yang dikenal perenang kuat ini hidupnya bergerombol di kedalaman laut sekitar 6-25 meter. Ikan hias yang di Indonesia sering juga disebut dengan Surgeonfish. Surgeonfish ditemukan perairan Samudra Hindia dan Samudra Pasifik bagian barat.

Ikan hias pemakan alga (ganggang) jika disatukan dengan sejenisnya bisa saling menyerang. Maka itu ikan ini jika diletakan di dalam aquarium harus disekat. Namun anehnya jika disatukan dengan ikan jenis lain, Botana Biru hidup lebih bersahabat.

Ukuran terbesar Botana Biru  sekitar 54 cm. Makin besar ukurannya makin mahal harga jualnya. Di Banda Aceh, ikan hias ini dijual pengelola farm dari Rp28 ribu hingga Rp37 ribu (sesuai ukuran). Dan saat membeli ikan hias jenis ini pastikan Anda tidak membelinya dalam kondisi stress. Karena perawatannya sangat sulit dan perlu telaten.

Contoh tanda-tanda seperti robek sirip, sesak napas, menggaruk pasir atau karang secara berlebihan, dan kekurusan. Bahkan jika spesimen Anda tampaknya sehat, selalu disarankan untuk melakukan karantina sebelum Anda mencampurkannya ke akuarium dengan ikan lain, karena Botana Biru sangat rentan terhadap penyakit, terutama white spot (penyakit jamur).

 

Reporter : Nattasya
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018