
Cabai rawit di Pasar Nunujan Kaltara
TABLOIDSINARTANI.COM, Nunukan -- Sehari jelang lebaran harga cabai rawit lokal di beberapa pasar tradisional di Kota Nunukan Provinsi Kalimantan Utara meroket. Berdasarkan pantauan pada Rabu pagi (12/5/2021), seperti di pasar sentral inhutani dan pasar yamaker cabai rawit lokal dijual dengan harga Rp 120.000 per kg bahkan di kawasan pasar pagi cabai rawit dipatok seharga Rp 130.000 per kg.
Padahal harga cabai rawit lokal beberapa hari yang lalu masih berkisar Rp 90.000 per kg. Menurut salah seorang pedagang di pasar inhutani mengakui menjelang hari lebaran seperti sekarang ini permintaan cabai rawit sangat tinggi.
Sementara itu harga cabai merah besar cenderung stabil, jenis cili kulai misalnya dijual Rp 60.000 per kg sedangkan cabai besar hijau masih Rp 40.000 per kg, untuk cabai merah kering mengalami kenaikan semula Rp 60.000 per kg menjadi Rp 80.000 per kg.
Menanggapi meroketnya harga cabai rawit jelang lebaran, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Nunukan (DPKP), Sambiyo, mengungkapkan melambungnya harga cabai rawit itu merupakan perilaku pedagang saja yang mengambil kesempatan untuk mencari keuntungan besar.
BACA JUGA:
“Mahalnya harga cabai tidak ada hubungannya dengan produksi dan distribusi, pada momen-momen tertentu kebanyakan pedagang mengambil keuntungan berlebih,” kata Sambiyo.
Ia menambahkan kenaikan harga cabai rawit juga bukan disebabkan oleh kurangnya pasokan dari petani, “bahkan kemaren saya menjual cabai rawit lokal ke pedagang pasar itu hanya Rp 65.000 per kg,” ungkapnya.
Masih menurut Sambiyo, harga cabai rawit ditingkat petani tidak mengalami kenaikan sama sekali, bahkan cabai rawit jenis dewata itu hanya Rp 55.000 per kg, sedangkan jenis butun atau gorontalo berkisar Rp 60.000 - Rp 65.000 per kg.
Oky (39) salah seorang calon pembeli cabai rawit mengatakan merasa kaget dengan tingginya kenaikan harga cabai, “Saya ingin ke lapangan saja membeli langsung ke petani, kebetulan juga belinya agak banyak untuk keperluan lebaran, selain harganya bisa lebih murah dari pasar, biasanya cabai yang diambil langsung dari petani kualitasnya baik dan lebih segar,” ucapnya.
===
Sahabat Setia SINAR TANI bisa berlangganan Tabloid SINAR TANI dengan KLIK: LANGGANAN TABLOID SINAR TANI. Atau versi elektronik (e-paper Tabloid Sinar Tani) dengan klik: myedisi.com/sinartani/