Wednesday, 21 October 2026


Cara Yayuk, Memasarkan Tanaman Hias Secara Online

26 Jun 2021, 14:05 WIBEditor : Ahmad Soim

Yayuk

 

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Malang – Tanaman hias kini menjadi bisnis yang bisa dianggap menguntungkan, peluang usahanya tergolong tinggi namun modalnya bisa dibilang rendah, hal tersebut dikarenakan bisa memanfaatkan ragam tanaman berupa bunga, daun, akar dan juga tanaman hias batang.

Adalah Yayuk, awalnya Ia mempunyai usaha keripik buah, selanjutnya membuat usaha lagi yang kedua dengan nama Sherina Florist, karena merupakan usaha sampingan maka berjalannya pelan-pelan,”saya sangat senang kalau orang lain bisa berjualan secara online, karena di masa pandemi ini banyak orang menganggur tanpa penghasilan, saya melihat ada peluang permintaan tanaman hias yang begitu banyak, saya tidak berpikir bahwa mereka adalah saingan tetapi malah merupakan jaringan,”katanya.

“Model bisnis saya adalah untuk konsumen luar pulau tetapi tidak menutup kemungkinan konsumen bisa membeli di depan rumah, tapi saya lebih fokus berjualan keluar provinsi atau pulau, karena segmen pasar luar pulau atau luar kota lebih potensial dan harganya bisa lebih bersaing dengan sehat, keuntungannya juga lebih, saya kebanyakan berjualannya di IG dan di facebook, saya juga membuat tutorial cara-cara packing dan promosi melalui chanel di youtube, marketingnya lebih banyak menggunakan whatsapp serta lewat marketplace tokopedia dan shopee,”sambungnya.

Yayuk menjelaskan,”beberapa tanaman yang lagi terhits dan laris antara lain, monstera, bunga mawar, krisan, aneka anggrek, aglonema, mulai dari harga ratus-an ribu sampai juta-an, saya bekerjasama dengan semua petani merangkap budidaya dan pengembangbiakan aneka tanaman hias,  saya dalam memulai bisnis lebih menanamkan kekeluargaan, sehingga bisa memesan lebih dulu,”jelasnya.

“Setiap minggu membutuhkan banyak tanaman mawar sebagai primadonanya kalau setiap order mawar biasanya akan membeli bunga yang lain, timbal baliknya saya tidak mau membeli ke petani dengan harga yang murah, jadi lebih menghargai kinerja mereka dengan mengutamakan kualitas, saya juga bekerja sama dengan petani yang benar-benar menyayangi tanaman. hasil tanamannya lebih baik, lebih bagus daripada yang lain karena petaninya sayang jadi hasil tanamannya cantik-cantik dan  bagus-bagus,”sambungnya.

BACA JUGA:

Segmen pasar meliputi daerah Batam, Sorong, Papua, Merauke, untuk pengiriman ke luar kota lebih memilih paket atau ekspedisi yang satu hari sampai karena biasanya akan tepat waktunya, untuk pengiriman tanaman hias ke luar daerah dalam jumlah besar menggunakan kargo bandara.

Teknik Pengemasan

Menurut Yayuk,”Sebelum saya packing tanamannya disiram dulu supaya tanaman itu cukup  air, jadi diperjalanan 1 hari mereka seperti manusialah, tidak kehausan terus setelah itu saya packing, diambil tanahnya kira-kira sekepal saja terus kita wrapping, kemudian dibungkus menggunakan koran untuk menjaga agar bunganya tidak rusak dan tidak terkoyak oleh tanaman lain, ada tutorialnya cara mengemas aneka bunga jadi setiap tanaman itu beda cara packingnya, kalau untuk tanaman aglonema beda pengirimannya, tanpa media harus diambil semua tanahnya kemudian dibersihkan jadi kelihatan akarnya baru dibungkus dengan kertas tisu lantas dibungkus lagi dengan plastik pembungkus, daunnya tidak boleh dilipat sembarangan karena nantinya kalau dilipat sembarangan akan menjadi  sobek, tetap disatukan tanamannya seperti kita menata laying-layang terus saya bungkus menggunakan koran, berbentuknya seperti jajaran genjang berbentuk layang-layang,”ungkapnya.

Lanjut yayuk, “ada beberapa tutorial yang bisa dilihat melalui chanel youtube agar konsumen percaya dan tidak ragu kalau membeli tanaman ke Sherina Florist dan mereka yakin meskipun tanaman hias packingnya professional, tidak menutup pula kemungkinan ada juga resikonya terjadi delay pesawat, akan tetapi waktu 2 hari tidak beresiko kadang juga sampai 4 hari tapi saya memberi asuransi supaya konsumen tidak kecewa, itulah cara untuk membina hubungan dengan pelanggan dengan memberikan garansi misalnya patah di perjalanan, karena diperjalanan ditubruk, kepentok nanti berikutnya kita ganti,”ungkapnya.

Perawatan Saat Baru Sampai

Merawat tanaman hias yang baik pada tiap-tiap tanaman hias tentunya berbeda, tanaman monstera mudah sekali perawatannya meskipun perjalanan 3 sampai 4 hari tetap sehat, sedangkan untuk mawar, krisan harus disiram setiap pagi dan sore, yang terpenting jangan sampai kekurangan air, baru setelah tanaman itu sehat untuk pertumbuhannya diberikan pupuk, sedangkan pupuk kandang tidak disarankan karena untuk tanaman bisa menjadi panas yang paling baik disiram secara teratur, pemberian pupuk setelah pengiriman biasanya berjarak 2 sampai 3 hari, awalnya direndam dulu mengunakan air antara 1 sampai 2 jam kemudian disiram, jangan terlalu kena sinar matahari langsung karena di luar kebanyakan panas, disarankan untuk diletakkan di depan rumah dengan pelindung selama 1 hari setelah kelihatan segar baru dikeluarkan agar terkena sinar matahari.

Yayuk menyarankan, “setelah satu minggu disarankan diberikan pupuk itupun hanya sedikit saja bukannya tidak boleh terlalu banyak, jangan terlalu dekat dengan tanamannya, cukup 5 butir saja apabila menggunakan jenis pupuk NPK, sedang waktu pemupukannya bisa dilakukan 2 minggu sekali agar cepat tumbuh,”ujarnya.

“Khusus tanaman mawar pengirimannya dalam kondisi pecah warna dan sudah mekar minimal seperempatnya, jadi sudah ada standarnya kalau tidak ada standarnya banyak penjual bunga mawar menjualnya tapi belum berbunga kalau tidak begitu masih terlihat kuncup dan belum pecah warna, hal ini berakibat untuk pengiriman ke luar Jawa dengan iklim panas tidak akan bisa mekar, kalau memang sudah pecah warna seperempat bagian sudah siap untuk dijual agar mereka bisa mendapatkan tanaman terbaik,”mengakhiri penjelasannya.

=== 

Sahabat Setia SINAR TANI bisa berlangganan Tabloid SINAR TANI dengan KLIK:  LANGGANAN TABLOID SINAR TANI. Atau versi elektronik (e-paper Tabloid Sinar Tani) dengan klik: myedisi.com/sinartani/ 

 

Reporter : Soleman
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018