Rabu, 22 Mei 2019


Kebun Buah Karangsari Cilacap Berpotensi Jadi Agrowisata

09 Jan 2019, 14:57 WIBEditor : Yulianto

Panen melon Mekarsari SH1 di Desa Madura | Sumber Foto:Wasis

Untuk menjadikan obyek agrowisata, kebun buah Karangsari perlu campur tangan berbagai pihak, terutama memperbaikai fasilitas infrastrukturnya

TABLOIDSINARTANI.COM, Cilacap--Kebun buah, yang dikembangkan sekitar puluhan tahun lalu oleh Kelompok Tani Sari Mukti kini mulai menampakkan hasil. Rintisan agrowisata tersebut dapat dikatakan layak dan mulai memerlukan pengembangan lebih lanjut agar dapat menjadi objek agrowisata yang representatif.

Untuk menjadikan obyek agrowisata, kebun buah Karangsari perlu campur tangan berbagai pihak, terutama memperbaikai fasilitas infrastrukturnya. Dengan adanya agrowisata tersebut, secara langsung maupun tidak langsung, Pemerintah Daerah (Pemda) Cilacap akan memiliki satu objek wisata unggulan yang berbasis pertanian.

Rintisan agrowisata buah Karangsari, pada Oktober 2018 lalu sempat panen Melon Goden Hibrida Mekarsari SH1 dengan luas lahan 1 ha dengan jumlah 17.600 pohon. Sedangkan di lahan yang lain, terdapat tanaman jambu biji merah, blimbing dan pepaya california yang lokasinya di Dusun Karangsari.

Agrowisata ini, diharapkan dapat menjadi salah satu sarana meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Desa Karangsi. Dengan menambah berbagai macam jenis buah-buahan yang cocok, untuk melelengkapi yang sudah ada, papar Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji.

Di sela kegiatan, Bupati Tatto mengungkapkan rasa bangganya dengan panen perdana melon golden Kelompok Tani Sari Mukti. Tatto optimistis, panen ini bisa meningkatkan pendapatan petani di Desa Madura. Desa tersebut juga dikenal berhasil membudidayakan jambu biji merah, belimbing, dan pepaya california. "Dengan potensi ini bukan tidak mungkin dikembangkan sebagai argo wisata buah. Seperti halnya di Taman Buah Mekarsari," ungkapnya.

Supriyanto, penjabat Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap mengatakan, untuk mendukung potensi produksi tanaman buah unggulan, Pemda akan menindaklanjuti dengan menyiapkan segala sarana yang dibutuhkan petani, termasuk membangun akses jalan yang memadai untuk mempermudah transportasi dalam pemasaran.

Kami Dinas Pertanian akan memberikan pendampingan budidaya. Salah satunya langkahnya, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang membina Desa Agrowisata, katanya.

Penanaman melon Mekarsari SH1 di Desa Madura ini, merupakan kerjasama antara Kerjasama PT. Mekar Unggul Sari dan Yayasan Damandiri untuk menciptakan desa mandiri. Keberhasilan budidaya dan produksi perdana adalah dukungan petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Sari Mukti, Dusun Karangsari Desa Madura, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap.

Meningkatkan produksi buah nasional yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat desa, ujar Direktur PT. Mekar Unggul Sari/Taman Buah Mekarsari, Siti Hutami Endang Adiningsih Soeharto didampingi Ketua Yayasan Damandiri Subiakto Tjakrawerdaya.

 

Reporter : Wasis
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018