Selasa, 21 Mei 2019


Di Kota Bawang, Ayam #BEKERJA telah Bertelur

01 Apr 2019, 15:07 WIBEditor : Yulianto

Ayam program #BEKERJA bantuan pemerintah | Sumber Foto:Humas Kementan

Bantuan ayam tersebut merupakan program dalam rangka mengentaskan kemiskinan di pedesaan dan meningkatkan gizi untuk kecerdasan generasi bangsa yang menjadi ujung tombak kemajuan Indonesia

TABLOIDSINARTANI.COM, Brebes-Salah satu program pemerintah untuk meningkatkan pendapatan petani melalui program #BEKERJA (Bedah Kemiskinan, Rakyat Sejahtera). Dalam program tersebut pemerintah memberikan bantuan ayam.

Daerah yang mendapat bantuan salah satunya adalah Kota Bawang, Kabupaten Brebes. Dari 1,4 juta ekor yang dibagikan pada 2018, kini ada sekitar 50% yang sudah bertelur. Karena itu masyarakat merasakan manfaat yakni tambahan pendapatan.

Bantuan ayam tahun lalu di Brebes 1,4 ekor juta ekor. Saat ini 50 persen di antaranya sudah bertelur. Ini bermanfaat untuk menurunkan angka kemiskinan,” kata Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat Apresiasi dan Sinkronisasi Program Kementan 2019 di Jawa Tengah yang digelar di Kabupaten Brebes, pekan lalu.

Amran menjelaskan, bantuan ayam tersebut merupakan program dalam rangka mengentaskan kemiskinan di pedesaan dan meningkatkan gizi untuk kecerdasan generasi bangsa yang menjadi ujung tombak kemajuan Indonesia. Program ini dinamai Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (#BEKERJA). Dalam program itu, setiap rumah tangga mendapatkan bantuan ayam sebanyak 50 ekor secara gratis berikut kandang, pakan dan obat-obatan serta pendampingan selama 6 bulan atau sampai bertelur.

Tahun ini kami menyalurkan bantuan ayam di seluruh Indonesia mencapai 20 juta ekor. Tidak hanya dibagikan ke masyarakat umum, tapi juga untuk pesantren atau santri tani,” katanya.

Kalkulasi pemerintah dengan bantuan 50 ekor ayam/rumah tangga, setiap rumah tangga akan mendapatkan penghasilan Rp 3 juta/bulan. Jika penghasilan rumah tangga dikatakan miskin Rp 1,4 juta/bulan, maka dengan tambahan pendapatan itu, tiap rumah tangga akan miliki penghasilan Rp 4,4 juta/bulan. Artinya hanya butuh wakti 6 bulan, masyarakat tinggalkan kemiskinan. Kami berikan cuma-cuma,” katanya.

Selain bantuan ayam, ungkap Amran, pemerintah juga memberikan bantuan bibit pala, cabai, kakao, cabai, mangga, durian, jagung dan lainnya. “Semua kami bagikan gratis. Kami bawa langsung puluhan truk, karena kami bawa bukti, fakta dan hadir di tengah masyarakat, sambung Amran.

 

Reporter : Kontributor
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018