Selasa, 17 September 2019


Ketua Komisi IV DPR Apresiasi Kinerja Mentan

14 Jan 2019, 14:56 WIBEditor : Ahmad Soim

Menteri Pertanian Amran Sulaiman bersama Ketua Komisi IV DPR RI Edhy Prabowo dan Menteri PDTT Eko Putro Sandjojo | Sumber Foto:dok tabloidsinartani.com

Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo juga mengapresiasi capaian dan keberhasilan Kementerian Pertanian selama 4 tahun ini. Menurut dia, keberhasilan Kemendes dalam mengurus desa tertinggal tak lepas dari keberhasilan Kementan.

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta - Ketua Komisi IV DPR RI, Edhy Prabowo yang juga politikus Partai Gerindra ini mengapresiasi capaian Kementerian Pertanian selama kurun waktu 4 tahun ini. Edhy mengatakan produksi gabah dan jagung harus dipertahankan untuk kepentingan bangsa yang lebih luas.

 

"Kami sangat mengapresiasi capaian Kementan dibawah komando Mentri Amran Sulaiman. Secara prinsip DPR dari lintas fraksi mendukung dalam hal konteks pembangunan negara kita tidak bisa berbeda, selama itu kepentingan merah putih kita harus dorong," kata Edhy saat mengadiri Rakernas 2019 Pembangunan Kementerian Pertanian di Hotel Bidakara, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (15/1).

 

Mengenai perbedaan data BPS pendekatan lama (eye estimate) dengan pendekatan baru (Kerangka Sampel Area/ KSA) yang sempat menjadi polemik, Edy menegaskan agar Kementan jangan ragu menyampaikan hitungan dari Kementrian teknis terkait kondisi dan data produksi pangan nasional. 

 

"Saya ingin menyampaikan pada Kementan bahwasanya kalau datanya benar sampaikan saja," katanya.

 

Kemendes juga Apresiasi Kinerja Kementan 

 

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Eko Putro Sandjojo juga mengapresiasi capaian dan keberhasilan Kementerian Pertanian selama 4 tahun ini. Menurut dia, keberhasilan Kemendes dalam mengurus desa tertinggal tak lepas dari keberhasilan Kementerian Pertanian.

 

"Upaya dan kerja keras kami dalam mengentaskan 5000 desa tertinggal dan menciptakan 2000 desa mandiri Alhamdulillah mulai tercapai berkat keberhasilan di sektor pertanian," katanya.

 

Eko menjelaskan, sejauh ini pihaknya berhasil mengentaskan 6.700 desa tertinggal dan 2600 desa mandiri. Ribuan desa ini secara umum adalah masyarakat yang berpenghasilan dari sektor pertanian dan peternakan.

 

"Desa di kita ini sebanyak 82 persen sangat bergantung pada sektor pertanian dan peternakan. Oleh karena itu kami berharap melalui rapat kerja ini mampu meningkatkan sinergitas pembangunan bangsa yang lebih baik," katanya.

 

BACA JUGA:

> Selama 4 Tahun 385.170 Unit Alsintan Digelontorkan ke Petani

> Menteri Amran Pertanian Alami Transformasi Besar Dalam 4 Tahun

> Inilah hasil program terobosan Kementerian Pertanian dalam 4 Tahun Terakhir

 

Menteri PDTT Eko Putro Sandjojo dan Ketua Komisi IV DPR RI Edhy Prabowo memberi keterangan usai menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2019 yang digelar Kementan di Hotel Bidakara Jakarta. Rakernas ini dihadiri oleh 1.500 peserta dari Kepala Dinas lingkup Pertanian Provinsi seluruh Indonesia, Kepala Dinas lingkup Pertanian Kabupaten/Kota sentra produksi pangan, Danrem dan Dandim sentra produksi pangan, Kepala Divisi Regional Perum BULOG Provinsi seluruh Indonesia serta Jajaran lingkup Kementerian Pertanian.

 

Dalam sambutanya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menekankan bahwa kebijakan Kementan dalam 4 tahun ini mampu meningkatkan produksi dan menyumbang capaian positif secara signifikan pada sejumlah indikator ekonomi dan kesejahteraan.

 

"Program Kementan selama pemerintahan kabinet kerja baik berupa bantual alsintan, pembagian bibit unggul, subsidi pupuk mampu membuat petani semakin produktif, kedepan persoalan SDM dan peningkatan daya saing akan menjadi fokus kita bersama," katanya.

Reporter : KaBe
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018