Monday, 27 June 2022


Mie Singkong dan Srundeng Crispy dari Boyolali

28 Apr 2022, 09:52 WIBEditor : Yulianto

Mudik jangan lupa oleh oleh dari Kampung | Sumber Foto:Dok. Java Travel

Potensi singkong yang cukup besar di Kabupaten Boyolali membuat, Hendrati Sri Kristyaningsih berinisiatif memproduksi pangan unik berbahan ubi kayu tersebut yakni serundeng singkong crispy.

Dalam membuat produk pangan tersebut, Hendrati menggunakan singkong kuning varietas bokor yang tepungnya kaya betakarotin. Jenis singkong tersebut banyak ditanam di daerah Boyolali. “Karena saya berasal dari Boyolali, jadi saya mencoba mengangkat singkong hasil kampung kami sendiri,” katanya.

Produk unik yang dihasilkan Hendrati adalah serundeng singkong. Selama ini terbuat dari bahan baku kelapa, tapi ditangan Hendrati justru singkong yang menjadi bahan bakunya. Bahkan rasanya pun crispy.

Selain serundeng singkong, Hendrati yang tinggal di Bumi Singkil Permai RT 01/XIII Singkil, Karanggeneng Boyolali Jawa Tengah, sebenarnya memproduksi pangan lain. Salah satunya mie mocaf. Produk saya berbasis singkong. Produk yang best seller adalah mie mocaf yang kaya betakaroten,” kata Owner UMKM Mekarsari.

Dengan merek dagang Mie Hends, mie berbahan baku pangan lokal ini terbuat dari tepung mocaf, tepung tapioka dan tepung maizena. Hendrati menjamin mie tersebut dapat dikonsumsi semua orang, termasuk individu yang alergi gluten, rentan terkenan diabetes dan penderita celiac deseases.

Mie tersebut  ada tiga varian rasa yakni original, wortel dan brokoli. Tiap kemasannya berisi 330 gram dalam tiga keping. “Keunggulan mie mocaf saya adalah kaya akan serat pangan Vitamin E dan rendah gula,” ujarnya.

Hendrati mengatakan, permintaan mie mocaf bisa mencapai 100-200 bungkus/minggu. Produk mie dipasarkan dibeberapa restoran dan kafe. Mie mocaf kemasan premium dijual seharga Rp 17.000 dan kemasan reguler Rp 14.000. Produksi tersebut sudah bisa didapatkan dibeberapa e-commerce dan agen di Jakarta, Semarang dan Yogyakarta

Reporter : Echa
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018