
Rektor IPB memperingatkan bahwa penerapan PPN 12 persen dapat memicu lonjakan harga pangan, yang berpotensi mengguncang stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat dalam waktu dekat.
TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Harga pangan hari ini kompak turun! Cabai merah dan daging sapi lebih murah, bikin dapur ibu bisa masak rendang tanpa bikin kantong bolong. Hemat, lezat, dan siap disantap!
Kabar gembira bagi para ibu rumah tangga dan pecinta masakan Nusantara: harga cabai dan daging sapi kompak turun pada Senin (9/2/2026). Tren ini membuat dapur lebih lega, terutama untuk masak rendang, semur, atau sambal pedas favorit keluarga.
Berdasarkan data Badan Pangan Nasional (Bapanas) pukul 07.41 WIB, cabai merah besar mengalami penurunan paling signifikan, yaitu 15,55persen menjadi Rp33.246 per kilogram. Cabai merah keriting turun 9,26persen ke Rp37.563 per kilogram, sementara cabai rawit merah turun 6,24persen menjadi Rp64.663 per kilogram.
Sementara itu, daging sapi murni juga menurun tipis 0,95persen menjadi Rp135.972 per kilogram. Penurunan harga cabai dan daging sapi ini jelas menguntungkan konsumen yang ingin menyiapkan menu tradisional tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.
Tak hanya cabai dan daging sapi, beberapa komoditas pangan lain juga ikut turun. Beras premium kini Rp15.262 per kilogram (turun 2,73persen), beras medium Rp13.201 per kilogram (turun 1,46 persen), dan beras SPHP Bulog Rp12.351 per kilogram (turun 0,89 persen). Bawang merah turun 7,95 persen menjadi Rp37.956 per kilogram, bawang putih bonggol turun 3,4 persen menjadi Rp37.692 per kilogram.
Daging ayam ras turun 4,84persen ke Rp38.054 per kilogram, telur ayam ras turun 2,59persen menjadi Rp29.925 per kilogram. Harga gula konsumsi turun 1,63persen ke Rp17.971 per kilogram, garam konsumsi turun 6,75persen menjadi Rp10.822 per kilogram, tepung terigu curah turun 4,94persen ke Rp9.307, dan tepung terigu kemasan turun 5,65persen ke Rp12.296 per kilogram.
Minyak goreng pun ikut turun: minyak kemasan Rp20.499 per liter (turun 3,44persen), minyak curah Rp16.720 per liter (turun 5,48persen), dan Minyakita Rp16.843 per liter (turun 3,29persen).
Komoditas laut juga lebih terjangkau. Ikan kembung turun 4,03persen menjadi Rp43.758 per kilogram, ikan tongkol turun 5,87persen ke Rp35.122 per kilogram, dan ikan bandeng turun 10,72persen menjadi Rp32.597 per kilogram. Daging kerbau beku impor turun 7,83persen menjadi Rp102.333 per kilogram, sedangkan daging kerbau segar lokal turun tipis 0,31persen ke Rp142.000 per kilogram.
Tren penurunan harga ini tentu jadi angin segar bagi masyarakat. Dengan bahan pokok lebih murah, dapur ibu bisa lebih leluasa menyiapkan rendang spesial, sambal pedas, atau hidangan Nusantara lain tanpa khawatir biaya membengkak.