Tuesday, 21 January 2020


Pimpinan Balai Penyuluhan Pertanian di Seluruh Provinsi Ikut Bimtek Manajemen Berbasis IT

26 Sep 2019, 05:22 WIBEditor : Ahmad Soim

Pusluhtan memberikan Bimtek bagi pimpinan BPP seluruh provinsi | Sumber Foto:Kontributor



TABLOIDSINARTANI.COM - Untuk penguatan dan peningkatan kapasitas Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), Pusat Penyuluhan Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Kementerian Pertanian, memberikan  Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen bagi Pimpinan BPP Berbasis IT (teknologi informasi).

Bimtek tersebutkata Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian Leli Nuryanti bertujuan untuk menyamakan persepsi bagi pimpinan BPP dalam manajemen modern berbasis IT dalam mengelola korporasi petani dan meningkatkan kapasitas pimpinan BPP dalam mendampingi korporasi petani.

Kondisi saat ini lanjutnya jumlah BPP sebanyak kurang lebih 5.646 unit tersebar di seluruh Indonesia yang mempunyai fungsi antara lain; 1) Melaksanakan penyuluhan pertanian berdasarkan program penyuluhan; 2) Menyediakan dan menyebarkan informasi teknologi, sarana produksi, pembiayaan dan pasar; 3) Memfasilitasi pengembangan kelembagaan dan kemitraan pelaku utama dan pelaku usaha; 5) Melaksanakan peningkatan kapasitas Penyuluh Pertanian melalui proses pembelajaran secara berkelanjutan; 6) Melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan metode penyuluhan pertanian bagi pelaku utama dan pelaku usaha secara berkelanjutan; 7) Melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan program penyuluhan pertanian.

Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian Leli Nuryanti membuka Bimbingan Teknis bagi para Pimpinan BPP (24/9). Peserta dari seluruh Provinsi yang berjumlah sebanyak 130 orang. Bimtek berlansung sampai 26/9. 

Pada kesempatan tersebut,  Kapusluh Pertanian itu menyatakan bahwa Kelembagaan Penyuluhan Pertanian terdepan di kecamatan adalah BPP telah memasuki era revolusi industri 4.0, kontribusi sektor pertanian sangat besar dalam  mempertahankan dan mencapai Swasembada Pangan. BPP merupakan suatu unit kerja non Struktural, mempunyai peran sebagai Pusat Koordinasi,  Sinkronisasi program dan kegiatan pembangunan pertanian; Pusat Data dan Informasi Pertanian; Pusat Pembelajaran; Pusat Konsultasi Agribisnis; dan Pusat Pengembangan Kemitraan Usahatani dengan memanfaatkan manajemen IT.

BPP harus ditingkatkan kapasitasnya dan harus dimanfaatkan dengan baik, sehingga dapat melaksanakan tugas dan fungsinya yang tidak mungkin dikerjakan lembaga lain dapat berjalan efektif dan efisien, oleh karena itu diperlukan dukungan dari para pemangku kepentingan dan harus diperkuat kapasitasnya agar dalam pemdampingan dan pengawalan program pembangunan maksimal.

Reporter : Kontributor
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018