Wednesday, 01 December 2021


Produksi Pupuk Organik , Pesantren Al Ihya Bangun Jiwa Wirausaha Santri

09 Nov 2021, 15:31 WIBEditor : Yulianto

Shoiman Nawawi, Ketua KSTM Berkah Mandiri Pondok Pesantren Al Ihya Ulumaddin. | Sumber Foto:wasis

TABLOIDSINARTANI.COM, Cilacap---Ada yang berbeda saat berkunjung ke Pondok Pesantren Al Ihya Ulumaddin, Kecamatan Kesugihan Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah. Di pesantren ini, santri bukan hanya dididik dan dbina ilmu agamanya, tapi juga jiwa kewirausahaan, khususnya agribisnis.

Sejak tahun 2019, pengurus pesantren membentuk Kelompok Santri Tani Millenial (KSTM) Berkah Mandiri sejak 2019. Dengan langkah awal membuat permohonan legalitas ke pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Kesugihan Kidul dan selanjutnya didaftarkan ke Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap.

Saat kontributor tabloidsinartani.com berkunjung, KSTM Berkah Mandiri Al Ihya saat ini memproduksi pupuk organik padat. Bahkan mereka menargetkan produk pupuk organik menjadi unggulan.

Saat ini KSTM Berkah Mandiri memproduksi dan mengemas 50 ton pupuk kambing. Bahkan baku pupuknya bekerjasama dengan peternak kambing di Desa Sumingkir, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap. Pupuk organik padat diaplikasikan untuk tanaman pangan dan hortikutura.

"Kami atas nama Ketua KSTM Berkah Mandiri mohon doa restunya agar bisa bermanfaat di bidang pertanian. Saat ini kelompok kami beranggotakan 20 santri," harapnya Shoiman Nawawi, Ketua KSTM Berkah Mandiri Pondok Pesantren Al Ihya Ulumaddin.

KSTM Berkah Mandiri juga merambah ke bidang lain seperti, peternakan dan perikanan. Peternakan yang sudah ada berupa kambing keturunan Etawa dan Sanen untuk diambil susunya. Jumlah kambing semuanya ada belasan ekor dan sudah mandiri pakan dari rumput odot yang ditanam lahan sekitar kandang. Selain itu juga telah memiliki 4 kolam terpal dengan jumlah ikan lele puluhan ribu ekor.

"Santri harus multi talenta dalam bidang Pertanian. Santri Ponpes Al Ihya harus ada yang belajar di bidang pertanian terpadu. Kita mengembangkan pribadi santri yang bangga menjadi petani. Kedepannya KSTM ini, menjadi pusat pengembangan pertanian organik menuju kemandirian pangan pesantren," paparnya.

Daftar produk pembelian grosir dan eceran Pupuk Organik Padat antara lain, kemasan bervariasi mulai 4 kg, 8 kg dan 20 kg, serta ada juga yang curah berupa karungan besar. Dengan ditawarkan harga Rp 1.000/kg. Untuk melengkapi pupuk organik, tersedia juga Pupuk Organik Cair (POC) berupa MOL Nasi dan Bonggol Pisang serta PGPR.

"Pemasaran Pupuk Organik Padat dan Cair saat ini masih untuk kalangan sendiri. Melalui Program KSTM para santri di Pondok Pesantren Al Ihya Ulumaddin dapat berwirasusaha dengan baik dalam bidang Agribisnis,"  jelasnya.

Sementara itu, Solihin yang bertugas membuat pupuk organik padat dan cair di KSTM Bekah Mandiri Al Ihya mengungkapkan, pupuk organik padat  memperbaiki dan menjaga tekstur tanah, ramah lingkungan dan meningkatkan hasil panen.

Pupuk organik juga memiliki peran yang sangat besar dalam mengembalikan kesuburan tanah, terutama berkaitan dengan sifat fisik tanah, sifat kimia tanah dan sifat biologis tanah. “Pupuk organik padat ini, dari santri untuk petani, dengan harapan Santri dapat bermanfaat bagi masyarakat luas," ujarnya

Reporter : Wasis
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018