Senin, 15 Desember 2025


IPDMIP Akan Berakhir, Pemprov Sumsel Minta Kolaborasi Pertanian Dilanjutkan

13 Jul 2023, 08:32 WIBEditor : Gesha

Kolaborasi IPDMIP dan Sumsel

TABLOIDSINARTANI.COM, Palembang -- Supervisi Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Project (IPDMIP) akan berakhir dalam waktu dekat. Kemanfaatan project tersebut pun sudah dirasakan diberbagai lokasi, salah satunya Provinsi Sumatera Selatan. Bahkan Pemprov meminta agar kolaborasai pertanian tersebut dilanjutkan. 

Dalam kunjungan kerjanya di Provinsi Sumatera Selatan, Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, Bustanul Arifin Caya, melakukan dialog dengan Gubernur Provinsi Sumatera Selatan dan jajarannya terkait kegiatan IPDMIP pada tanggal 11 Juli 2023. Tujuan dari dialog ini adalah untuk mendapatkan informasi komprehensif mengenai manfaat program IPDMIP mulai dari level kebijakan hingga implementasi di lapangan.

"Harapannya setelah proyek IPDMIP selesai, kegiatan-kegiatannya dapat direplikasi dan dilanjutkan sehingga dapat meningkatkan pemberdayaan petani, produksi, produktivitas, serta kesejahteraan petani."

Selama kesempatan tersebut, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menyampaikan apresiasinya dan memberikan dukungan terhadap kegiatan proyek IPDMIP dengan tujuan meningkatkan kualitas dan kapasitas penyuluh pertanian dan petani serta meningkatkan produksi dan produktivitas potensi untuk meningkatkan produk.

"Untuk mendukung kegiatan tersebut, Pemerintah Daerah Sumatera Selatan telah menambah jumlah penyuluh pertanian guna mengawal dan mendampingi proyek ini dengan kolaborasi yang baik." harapnya. 

Supervisi Project Completion Report (PCR) merupakan tahap terakhir dari IFAD dalam mengawasi pelaksanaan proyek IPDMIP di Indonesia. Tim supervisi IFAD yang dipimpin oleh Mr. Jerry Pacturan (Jing), yang juga menjabat sebagai IFAD Country Director Afghanistan, bersama dengan Tim Konsultan, telah melaksanakan evaluasi akhir di Provinsi Sumatera Selatan pada tanggal 11-16 Juli 2023.

Kegiatan supervisi PCR dimulai dengan Kick Off meeting di Jakarta pada tanggal 10 Juli 2023, dihadiri oleh Bappenas, Kemenkeu, Kementan, dan seluruh daerah yang melaksanakan program IPDMIP (14 Provinsi dan 72 Kabupaten).

Di Sumatera Selatan, supervisi dilakukan untuk menilai relevansi intervensi proyek pada saat desain proyek dan dalam konteks saat ini. Selain itu, juga dilakukan penilaian terhadap efektivitas pelaksanaan proyek dalam mencapai tujuannya, serta mendokumentasikan hasil dan dampak langsung dari intervensi proyek. Tim supervisi juga meninjau aspek biaya dan manfaat proyek serta efisiensi proses implementasi secara keseluruhan, termasuk kinerja IFAD dan mitra proyek.

Selain itu, supervisi ini bertujuan untuk menghasilkan dan mendokumentasikan pembelajaran dari implementasi kegiatan (lesson learn) guna mengidentifikasi potensi replikasi, strategi keluar, dan keberlanjutan program. Terakhir, dilakukan penilaian terhadap prospek keberlanjutan manfaat setelah proyek berakhir.

Kementerian Pertanian (Kementan), melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), telah melaksanakan sejumlah kegiatan pemberdayaan bagi petani. Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), menyatakan bahwa tujuan dari kegiatan tersebut adalah meningkatkan produktivitas usaha tani padi di daerah irigasi melalui proyek Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Project (IPDMIP).

"Pada pelaksanaannya, proses pembelajaran tersebut disampaikan oleh penyuluh pertanian kepada petani melalui Sekolah Lapang (SL) dan berbagai metode penyuluhan pertanian lainnya, seperti demonstrasi alat, penyuluhan pertanian antar desa, pertemuan bulanan, pelatihan, dan sebagainya," ungkap Mentan.

Mentan juga menambahkan bahwa IPDMIP berhasil meyakinkan petani dalam menerapkan teknologi yang direkomendasikan, seperti teknik bertanam dengan metode jajar legowo yang ditingkatkan dengan penggunaan benih berkualitas, pestisida hayati, teknik pemupukan ramah lingkungan, pemupukan yang seimbang, serta penerapan teknologi irigasi. Hal ini terbukti dapat meningkatkan produktivitas usaha tani padi.

 

Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi, berharap bahwa melalui berbagai kegiatan yang dikembangkan oleh proyek ini, akan mendukung pencapaian swasembada beras dan ketahanan pangan nasional.

"Untuk itu, IPDMIP telah mengalokasikan dana untuk kegiatan terkait rehabilitasi jaringan irigasi baik yang berada di bawah kewenangan pusat, provinsi, maupun kabupaten, perbaikan manajemen operasional dan pemeliharaan irigasi, serta penguatan sistem dan kapasitas kelembagaan irigasi pertanian yang berkelanjutan," ujar Dedi Nursyamsi.

Reporter : Joko Samiyono
Sumber : BPPSDMP
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018